Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
None, Adik Mentan Cuma Mau Maju sebagai Calon Wali Kota Makassar
Kamis, 23 Januari 2020 16:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang Ekonomi, Irman Yasin Limpo atau yang akrab disapa None, menepis isu yang menyatakan dirinya hanya akan maju sebagai calon Wakil Wali Kota Makassar. Adik bungsu Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yadin Limpo ini justru akan maju sebagai calon Wali Kota Makassar pada Pilkada 2020.
None menyatakan, setiap kali mendaftar di partai, dirinya tidak pernah mencalonkan diri sebagai wakil. Tekad utamanya maju menjadi Wali Kota Makassar adalah ingin mengubah pekerja menjadi pemimpin yang mampu membangun perubahan besar.
"Oleh karena itu, harus dicatat bahwa maju sebagai 01, bukan 02. Ini keinginan saya untuk berubah dari pekerja menjadi pemimpin. Selama ini sebagai ASN saya hanya pekerja, gagasan orang yang dilaksanakan," ucap None, di Makassar, Kamis (23/1).
Baca juga : Yasonna Bilang Harun Masiku Masih Di Luar, Andi Arief Kok Pojokin Hasto?
"Saya mau gagasan saya dalam rangka meningkatkan kualitas masyarakat itu saya lakukan sendiri,” sambung None.
None menegaskan, dirinya akan maju sebagai calon Wali Kota Makassar melalui jalur partai politik. Bukan jalur independen atau perseorangan. Alasannya, pesta demokrasi adalah proses politik, dan partai politik yang mempunyai domain di dalamnya.
“Sama sekali saya tidak tertarik dengan jalur perseorangan. Saya sangat percaya kepada partai. Jadi, sepanjang partai membuka pendaftaran, maka saya akan mendaftar,” ucapnya.
Baca juga : Hore, Ada Restoran Indonesia di Wellington, Selandia Baru
Terkait figur wakil yang mendampinginya, None mengaku akan mengacu pada kondisi yang sesuai dengan keinginan masyarakat. Yaitu yang mampu bersinergi untuk membangun Makassar yang semakin maju. None pun tidak menutup diri untuk mengambil wakil dari partai politik maupun dari eksternal.
“Kita lihat dulu. Kalau masyarakat maunya berbasis politik, maka kita ambil dari kader. Tapi, kalau tidak, maka kita ambil figur eksternal,” terangnya.
Terkait jumlah pasangan calon di Pilwali Makassar, None berharap head to head. Hal ini penting agar tidak terbangun pengkotakan atau kubu-kubuan dalam masyarakat. Sehingga pesta demokrasi berjalan lancar dan damai bahkan saling membangun.
Baca juga : Tinjau Rumah Yang Rusak Berat, Wakil Wali Kota Bekasi Dapat Kejutan Ultah
“Dua saja. Supaya masyarakat kita tidak pusing. Perhelatan juga tergantung di dua kubu. Sehingga tidak ada kubu-kubu lain yang akhirnya mengkotak-kotakkan masyarakat terlalu banyak,” tegas None. [KAL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya