Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur Ramah Lingkungan
- Liburan ke Bandung Naik Whoosh, Diskon Tiket hingga 75 Persen
- BSI LYFE Card Sasar Nasabah Milenial dan Gen Z
- Menko Bahlil Usut Dugaan Perusahaan Asing Menambang Di Kebun Sawit
- Dua Tahun Prabowo, BPOM Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan
RM.id Rakyat Merdeka - Evakuasi ratusan warga Indonesia dari Provinsi Hubei, China, terutama Kota Wuhan yang menjadi sumber penyebaran virus corona akan dilakukan dalam 24 jam ke depan.
“Keberangkatan pesawat penjemput akan dilakukan kurang dari 24 jam, menggunakan pesawat berbadan lebar. Agar semua WNI yang bersedia dievakuasi, dapat diterbangkan langsung tanpa melalui transit," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat jumpa pers di kantornya, Jumat (31/1).
Meski begitu, Retno tak menjelaskan detil jumlah, waktu, dan tempat keberangkatan pesawat yang akan mengangkut ratusan WNI tersebut.
Baca juga : Keamanan Belum Stabil, WNI di Arab Saudi Diminta Waspada
China telah mengisolasi Provinsi Hubei, khususnya wilayah Wuhan yang diduga asal virus Corona. Diyakini, virus itu berasal dari binatang yang dijual di pasar setempat.
Kota lain di Hubei juga telah dikarantina. Akses transportasinya, juga telah ditutup.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mendeklarasikan status gawat darurat global atas virus tersebut, pada Kamis (30/1).
Baca juga : PBNU: Sebelum Dipulangkan Ke Indonesia, WNI di Suriah Harus Diperiksa Dulu
Hingga kini jumlah korban meninggal di China daratan akibat virus mematikan itu, telah mencapai 213 orang.
Selain di China, kasus infeksi virus Corona terdeteksi di sejumlah negara, yakni di Kanada, Amerika Serikat, Prancis, Sri Lanka, Thailand, Taiwan, Vietnam, Korea Selatan, Nepal, Singapura, Australia, Malaysia, Jepang, Kamboja dan Jerman. Lalu Finlandia, Uni Emirat Arab, Filipina, dan India.
Beberapa negara juga sudah memulangkan warganya dari Wuhan, yakni Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan dan Prancis. [WHY]
Baca juga : Menlu Berikan Pendampingan Konsuler Bagi Suporter Yang Ditangkap Di Malaysia
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya