Dark/Light Mode

Pesan KP2IT

Agar Tepat Sasaran, Awasi Penyaluran Anggaran Corona dengan Ketat

Minggu, 5 April 2020 04:31 WIB
Ebit BT (Foto: Istimewa)
Ebit BT (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah akan merealokasi anggaran besar-besaran untuk penanganan wabah Corona. Presiden Komite Pemuda Pembangunan Indonesia Timur (KP2IT) Ebit BT mewanti-wanti agar realokasi anggaran tersebut akuntabel dan terhindar dari KKN.

Berdasarkan hitungan sementara, jumlah dana yang akan dialihkan untuk penanganan Corona mencapai Rp 121 triliun. Dana itu berasal dari APBN sebesar Rp 62,3 triliun serta APBD sebesar Rp 56 triliun sampai Rp 59 triliun. Kebijakan ini tertuang dalam Inpres Nomor 4/2020 tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Baca juga : Polri Tangani 72 Kasus Hoaks Terkait Penyebaran Virus Corona

“Memang, sebaiknya pemerintah tak lupa untuk mengawasi dengan ketat pelaksanaan pengalihan anggaran, baik di pusat maupun daerah. Jangan sampai pemerintah terlena dengan terus mengeluarkan kebijakan baru, tapi abai melakukan pengawasan,” pesan Ebit, di Jakarta, Sabtu (4/4).

KP2IT, sambung Ebit, mengharapkan agar pelaksanaan dan penanganan penyaluran dana penanggulangan wabah virus Corona benar-benar akuntabel dari pusat sampai ke daerah. Penggunaan dana harus dapat dilakukan dengan hati-hati dan secara transparan tanpa ada KKN.

Baca juga : Bos BNPB Ibaratkan Penanganan Corona Seperti Perang

Edit menegaskan, Indonesia tengah fokus untuk menyelesaikan wabah virus Corona. Karena itu, semua elemen bangsa mempunyai tanggung jawab penuh terhadap persoalan saat ini. Sehingga bisa bersama-sama saling menjaga untuk menyelesaikan persoalan virus ini secara cepat dan terkendali.

Ebit menegaskan, KP2IT mendukung pemerintah, terutama Kementerian Sosial dan BNPB, untuk melakukan terobosan demi mencegah wabah Corona. Pihaknya juga akan membuka posko-posko di beberapa titik di Indonesia Timur agar bisa langsung bersentuhan dengan penanganan wabah virus Corona.

Baca juga : Jangan Nekat Korupsi Anggaran Corona, Ancamannya Hukuman Mati

“Sehingga, dengan ijin Allah SWT, masalah ini cepat kita atasi. Dan yang paling penting adalah kita, sebagai stekholder punya kewajiban juga untuk melakukan pengawasan terhadap anggaran pemerintah ini. Karena ini adalah demi kepentingan rakyat Indonesia. Agar penyaluran dana itu tepat sasaran dari pusat sampai daerah. Harapan KP2IT, insya Allah Persoalan ini cepat teratasi,” tutupnya. [MRA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.