Dark/Light Mode

Sidang Perkara Korupsi Mantan Menpora

Taufik Hidayat Serahkan 1 M Untuk Urus Kasus Adik Imam

Sabtu, 2 Mei 2020 05:50 WIB
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi (kiri) saat mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (18/3). (Foto: Tedy O.Kroen/RM)
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi (kiri) saat mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (18/3). (Foto: Tedy O.Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Taufik Hidayat, Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) periode 2016-2017 pernah dimintai tolong menyelamatkan adik Imam Nahrawi yang terjerat perkara.

Taufik menuturkan, dia dan Direktur Perencanaan dan anggaran Satlak Prima Tommy Suhartanto dipanggil ke ruang Imam yang saat itu menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Imam lalu cerita soal perkara hukum yang membelit adiknya, Syamsul Arifin. “Hanya keluh kesah,” tutur Taufik yang dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Baca juga : Di Bidang Pertanian, AHY Serahkan Ke Ahlinya

Jaksa KPK Ronald Worotikan mencecar Taufik soal perkara yang membelit adik Imam. “Bagaimana Menpora menyampaikan mengurus kasus adiknya,” tanyanya.

Taufik menuturkan, Imam bercerita Polda Metro Jaya tengah mengusut keterlibatan Syamsul Arifin dalam perkara korupsi dana sosialisasi asian Games 2018. Imam meminta saran bagaima na cara menyelamatkan adiknya. “Saya menyarankan (diskusi) ke kuasa hukum kemenpora karena ini kan (program) kemenpora,” kata Taufik yang pernah menjadi Staf khusus Menpora itu.

Baca juga : Menteri Ida Setop Izin Baru Untuk Tenaga Kerja Asing

Tak puas dengan jawaban Taufik, jaksa membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mantan atlet bulutangkis itu. Di BAP, Taufik memberikan keterangan bahwa Imam memintanya berkoordinasi dengan Miftahul Ulum, asisten pribadi Imam.

“Saat itu saya bertanya kepada Imam Nahrawi bantuan apa yang bisa saya bantu dan apa yang harus saya lakukan. Dan dijawab oleh Imam Nahrawi koordinasikan saja dengan ulum. itu jawaban Pak Imam, betul,” tanya jaksa.

Baca juga : Wabah Covid-19 Tak Bikin Terdakwa Korupsi Santai, Mereka Tetap Disidang Walau Via Vicon

“Betul,” jawab Taufik. Jaksa lanjut membacakan BAP Taufik. Beberapa hari setelah dipanggil Imam, Taufik bertemu Ulum. Membahas perkara Syamsul. “Mas Taufik mau koordinasi dengan siapa. Nanti kalau ada dana yang dibutuhkan untuk koordinasi tersebut, nanti harus kita siapkan’. ada kalimat Pak Ulum seperti itu,” tanya jaksa. “Betul,” jawab Taufik.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.