Dark/Light Mode

Sudah Disidang Dewas

Ketua KPK Harus Lebih Soleh Lagi

Senin, 29 Juni 2020 06:29 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri. (Foto: Tedy O.Kroen/RM)
Ketua KPK Firli Bahuri. (Foto: Tedy O.Kroen/RM)

 Sebelumnya 
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar ikut berkomentar soal dugaan etik dalam kasus Firli. Antasari meminta publik tidak langsung menghakimi sebelum ada putusan. Semua harus menunggu apa yang akan diputus Dewas terhadap Firli. “Pelanggaran atau tidak kita tunggu sikap Dewas. Dan juga alasan ketua KPK. Semua harus didengar,” kata Antasari kepada Rakyat Merdeka, tadi malam.

Ditanya apakah ia juga pernah menunggangi heli ketika menjabat? Antasari tegas mengatakan tidak pernah. “Saya tidak pernah gunakan heli, sewaktu jabat tempo hari,” tandasnya.

Baca juga : Heli Yang Dinaiki Ketua KPK Milik Anak Usaha Lippo

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, berdasarkan penjelasan Firli, helikopter itu dipilih karena pertimbangan efisiensi waktu. Jika menempuh jalur darat, waktu tempuh dari Palembang ke Baturaja akan membutuhkan waktu yang lebih lama. Apalagi untuk pulang pergi (PP).

Sebab, sang Ketua hanya punya waktu cuti 1 hari untuk pulang ke kampung halamannya. “Makanya menyewa helikopter itu, bayar kok dia bilang. itu yang disampaikan,” kata Alex, di Jakarta, Jumat (26/6).

Baca juga : KPK Ultimatum Pemilik Bank Yudha Bhakti

Sementara itu, di media sosial, kasus Firli terus menuai sorotan publik di sosial media. Akun @adelle_ap meminta agar KPK dibubarkan saja oleh DPR. “@DPr_ri tolonglah bubarkan saja @KPK_RI kalau memang tidak ada gunanya, buang2 duit rakyat saja, menangkap Harun Masiku aja tidak mampu,” sentilnya.

“Karyawannya dibayari rokok aja menolak, ketuanya justru dinaikkan heli mewah tanpa malu. Komisi Pelindung Korupsi,” sindir @pirenaningsih. “Klo memang memiliki fasilitas Helikopter mewah sbg penunjang tugasnya apa yang salah? Kecuali heli-nya didapat dg cara korupsi,” bela @ djokoAdv. “iri bilang sahabat,” canda @Twit94947231. “Moga aja setelah jumpa Dewas, Pak Firli jadi lebih soleh,” harap @rakyat_biasa12. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.