Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Laporan terhadap Ketua KPK Firli Bahuri terkait sewa helikopter sudah ada perkembangan. Firli sudah disidang Dewan Pengawas KPK. Kalau kasus ini selesai, Firli harus lebih soleh lagi karena mimpin KPK banyak yang nyorot.
Ada dua laporan yang masuk ke Dewas KPK terkait Firli. Pertama, soal dugaan pelanggaran protokol kesehatan karena tidak pakai masker. Kedua, dugaan gaya hidup Firli yang menyewa helikopter mewah.
Baca juga : Heli Yang Dinaiki Ketua KPK Milik Anak Usaha Lippo
Dua laporan itu dibuat oleh Koordinator Masyarakat Anti Korupsi indonesia (MAKI) Boyamin Saiman. Dua laporan MAKI ini, berdasarkan foto Firli saat pulang kampung ke Baturaja, Sumatera Selatan pada Sabtu (20/6).
Bagaimana perkembangannya? Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris mengaku sudah menindaklanjuti laporan tersebut. Dewas, kata dia, sudah memanggil langsung Firli untuk dimintai keterangan. Namun, ia belum merinci apa saja hasil dari pemeriksaan tersebut.
Baca juga : KPK Ultimatum Pemilik Bank Yudha Bhakti
Sebab, lanjut Syamsuddin, Dewas masih harus mengumpulkan bukti-bukti lain dan keterangan dari sejumlah saksi. Termasuk pihakpihak yang memiliki informasi terkait dugaan pelanggaran kode etik tersebut. “Tentu tidak cukup didasarkan keterangan satu orang,” kata Syamsuddin, kemarin.
Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil mengaku belum bisa menyimpulkan secara pasti dugaan pelanggaran yang dilakukan Firli. Ia memilih menunggu hasil pemeriksaan Dewas. Jika pun Dewas belum akan merilis hasil pemeriksaan dugaan pelanggaran etik tersebut dalam waktu dekat, Firli menurutnya, bisa memberikan klarifikasi kepada Komisi III DPR. “Biasanya tanpa ditanya pun, mitra akan menjawab,” kata Nasir, tadi malam.
Baca juga : Trump: Yang Penting Ekonomi Rebound Lagi
Namun, politisi PKS ini meyakini, Ketua KPK paham aturan dan punya pertimbangan yang matang sebelum memutuskan menunggangi heli tersebut. “Lagi pula mewah itu kan relatif. Mewah menurut kita, tapi bisa saja tidak mewah bagi orang lain,” sebutnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya