Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Wamenkeu ke Penerima Beasiswa LPDP: Saya Tunggu Kontribusi Anda
- Pakar Hukum: Bantahan Ferry Boboho Jadi Tantangan Berat bagi JPU
- ACFFEST 2026, KPK Ajak Masyarakat Melawan Korupsi Lewat Film
- Korlantas Polri: Informasi Pembuatan SIM Gratis 2026 Hoax!
- BRI Salurkan Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Rp921,6 M kepada 507 Ribu Penerima
KPK Tak Berhenti di Supriyono
Bupati Tulungagung Belum Aman
Kamis, 6 Agustus 2020 07:18 WIB
Sebelumnya
Praktik rasuah ini dilakukannya bersama-sama dengan pimpinan DPRD lain yakni Imam Kambali, Adib Makarim, dan Agus Budiarto, serta 21 orang anggota DPRD lainnya.
Selain itu, Supriyono juga dinilai terbukti menerima gratifikasi dari Dinas PU dan Dinas Pendidikan Tulungagung. Dua dinas itu merupakan jatah yang diberikan Syahri Mulyo kepada Supriyono sebagai balas jasa karena sudah membantunya menduduki tahta Bupati pada 2013. Dari dua dinas tersebut, Supriyono menerima gratifikasi senilai total Rp 1,05 miliar secara bertahap.
Baca juga : KPK Tahan Orang Kepercayaan Eks Bupati Malang Rendra Kresna
Selain itu Majelis Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa ke wajiban membayar uang pengganti senilai Rp 4,85 miliar subsider 1,5 ta hun penjara, serta pencabutan hak untuk dipilih dan memilih selama 4 tahun.
Kasus ini tak akan berhenti pada vonis Supriyono. Sebab, dalam persidangan, sejumlah saksi menyatakan, ada aliran uang ke sejumlah pejabat Tulungagung. Salah satunya, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo sebesar Rp 4,675 miliar. Salah satu saksi yang “nyanyi” soal ini adalah Hendry Setiawan.
Baca juga : 18 Kabupaten di Indonesia Dapat Dukungan Investasi dari Kanada
“Saya juga selalu memberikan uang kepada Wakil Bupati Maryoto Birowo sebesar Rp 150 sampai Rp 200 juta setiap tahun mulai 20142017, sedangkan 2018 belum di berikan,” ujar Hendry di persidangan seperti dikutip dari surat tuntutan Jaksa. Pemberian uang itu merupakan perintah Syahri Mulyo. Tujuannya, mempermudah koordinasi. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya