Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Reshuffle Kabinet Tak Akan Reda Karena Jokowi Belum Bicara
Senin, 24 Agustus 2020 06:19 WIB
Sebelumnya
"Jadi kalau pertanyaannya, apakah perlu Jokowi sendiri yang ngomong, ya nggak perlu. Jokowi nggak perlu ngomong untuk reshuffle. Reshuffle-reshuffle aja. Nggak juga gak apa-apa, terserah dia," cetus pria yang juga pendiri lembaga survei KedaiKOPi.
Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari juga meyakini, reshuffle masih mungkin terjadi. Pertama, faktor sejarah. Di periode pertama Jokowi, tepatnya di tahun pertama dan kedua, terjadi perombakan kabinet. Bulannya, sekitar Juli-Agustus.
Baca juga : Soal Reshuffle, Fadjroel Bilang Tidak Ada, Lainnya Ngarep Banget
Kedua, faktor situasi pandemi Covid-19. Qodari memandang, perubahan memerlukan penyesuaian. Baik dari program kerja maupun personalia yang bertanggung jawab pada program tersebut. "Kalau didasarkan dua variabel tersebut, menurut saya reshuffle tetap sesuatu yang sangat mungkin terjadi," ulasnya.
Yang sulit, lanjutnya, adalah kepastian waktunya. Karena reshuffle itu melibatkan proses komunikasi politik berbagai macam kekuatan. Juga melibatkan proses pemilihan seleksi para calon. Artinya, hal ini masih sangat dinamis, bisa berubah dengan cepat, bisa juga sangat alot.
Baca juga : Pintu Akses Tunggal di Stasiun Tanah Abang Kini Berlaku Setiap Hari
"Kalau kemarin ada rilis 18 nama, saya menganggapnya tidak sesuai realita di lapangan. Karena tidak bisa dipastikan berapa pos yang akan berganti dan siapa penggantinya. Jadi, reshuffle kabinet itu, dia merupakan sebuah proses yang bisa berubah, bahkan pada detik-detik terakhir," pungkasnya. [MEN/UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya