Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Kasus Korupsi RTH Bandung

Garap Eks Pejabat Pemkot, KPK Telisik Proyek-Proyek Lain Tersangka Dadang Suganda

Selasa, 29 September 2020 22:01 WIB
Kasus Korupsi RTH Bandung Garap Eks Pejabat Pemkot, KPK Telisik Proyek-Proyek Lain Tersangka Dadang Suganda

RM.id  Rakyat Merdeka - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memeriksa mantan Kepala Seksi (Kasi) Sertifikasi dan Dokumentasi Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Pemkot Bandung, Hermawan dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan ruang terbuka hijau (RTH) di Pemkot Bandung pada 2012.

Dia dipanggil menjadi saksi untuk Dadang Suganda. "Hermawan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DS. Penyidik mendalami pengetahuan saksi mengenai adanya proyek-proyek lain selain RTH yang diduga dikerjakan oleh tersangka DS," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Selasa (29/9).

Baca juga : Penyidik Cecar Saksi Soal Status Tanah Yang Dicaloin Dadang Suganda

Selain Hermawan, KPK juga memanggil tiga orang lainnya yaitu pensiunan BUMN Nanang Rachmat, Karyawan swasta Riko Aditya, dan ibu rumah tangga (IRT) Elly Harimurtini.

Dadang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 16 Oktober. Tapi komisi antirasuah baru mengumumkannya sebulan kemudian, 21 November 2019.

Baca juga : KPK Dalami Soal Penganggaran dan Kepemilikan Aset Tersangka Makelar Dadang Suganda

Dadang, yang diduga berperan sebagai makelar dalam pengadaan tanah untuk RTH Bandung disebut KPK memperkaya diri sebesar Rp 30 miliar. Pemerintah Kota Bandung membayarkan Rp 43,65 miliar pada Dadang untuk pengadaan tanah.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.