Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hasil Survei Lembaga Bukan Kaleng-kaleng
Pak Jokowi, Rakyat Sulit Nyari Makan
Senin, 19 Oktober 2020 06:11 WIB
Sebelumnya
“Tapi yang paling kita khawatirkan, hampir 2/3 masyarakat Indonesia terutama dari kelas menengah sudah mengurangi pengeluarannya, khususnya di konsumsi,” kata Sandi.
Sandi juga mengungkapkan kekhawatiran masyarakat terhadap dampak Covid-19 meningkat hingga mendekati angka 70 persen. Kekhawatiran itu dipicu oleh bayang-bayang PHK perusahaan kepada tenaga kerja, khususnya di sektor padat karya.
Baca juga : Anies Paling Siap Tangani Covid-19
“Kekhawatiran mereka itu tidak bisa bayar kontrakan, memenuhi kebutuham sehari-hari, bahan pokok, bayar cicilan motor, dan lain-lain. Cemas dengan ancaman kesehatan dan ekonomi (krisis),” katanya.
Karena itu, ia berharap semua pihak bekerja sama untuk menyelesaikan krisis ini.
Baca juga : Hadapi Pilkada, Sukur Ingatkan Calon Patuhi Protokol Kesehatan
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Roeslani menyampaikan hal serupa. Dia bilang, UMKM menjadi sektor yang paling terdampak signfikan pandemi Covid19.
Menurut Rosan, data yang diperoleh Kadin dari sejumlah asosiasi, setidaknya pandemi menyebabkan 6 juta orang mengalami PHK dan dirumahkan. Namun, seiring dengan kebijakan pelonggaran PSBB, saat ini sudah kembali bekerja.
Baca juga : Pak Jokowi, Ada Komen?
Hal ini, kata Rosan, sudah terindikasi dari membaiknya data perekonomian domestik, seperti indeks keyakinan konsumen, penjualan mobil dan motor seiring dengan pergerakan masyarakat yang mulai meningkat. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya