Dark/Light Mode

Sempat Terputus Akibat Gempa, Jalur Darat Majene-Mamuju Kembali Pulih

Sabtu, 16 Januari 2021 20:24 WIB
Jalur darat yang menghubungkan Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali pulih dan dapat dilalui kendaraan. (Foto Kodam XIV/Hasanuddin)
Jalur darat yang menghubungkan Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali pulih dan dapat dilalui kendaraan. (Foto Kodam XIV/Hasanuddin)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jalur darat yang menghubungkan Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali pulih dan dapat dilalui kendaraan pada Sabtu petang (16/1). Sebelumnya jalur poros Majene-Mamuju dilaporkan lumpuh setelah tertimbun longsor di 3 titik akibat Gempa Sulbar dengan magnitudo 6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1) dini hari.

"Alhamdulilah jalur Majene-Mamuju fix A1 udah tembus," kutip Kepala Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB, Bambang Surya Putra, Sabtu (16/1).

Berita Terkait : Tetap Jalan, Layanan Operasional Dan Navigasi Penerbangan Di Bandara Mamuju

Adapun jalur tersebut dapat kembali dibuka setelah Dandim 1401/Majene, Letkol Inf Yudi Rombe dari Komando Daerah Militer (Kodam) XIV/Hasanuddin, menugaskan Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 8/SMG untuk membuka akses menggunakan alat berat.

Berdasarkan laporan terkini Pusdalops BNPB, gempa Sulbar tercatat telah menewaskan sedikitnya 46 jiwa, menurut data yang diperbarui pada Sabtu (16/1) pukul 14.00 WIB. Adapun rinciannya yang dihimpun dari Kabupaten Majene, ada sebanyak 9 orang meninggal dunia, 12 orang luka berat, kurang lebih 200 orang luka sedang, kurang lebih 425 orang luka ringan dan 15 ribu lainnya terpaksa mengungsi.

Berita Terkait : Dengan Lampu Garam, Tempat Pengungsian Di Mamuju Jadi Terang

Kemudian di Kabupaten Mamuju ada sebanyak 37 orang meninggal dunia, 189 luka dan terdapat 5 titik pengungsian di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro.[MEL]