Dark/Light Mode

Desak Masalah Pangan Segera Dibenahi

Gula, Kedelai Dan Jagung Masih Impor, Jokowi Kesal

Jumat, 22 Januari 2021 05:40 WIB
Presiden Jokowi saat berbicara di Kompas100 CEO Forum yang dilaksanakan secara daring di Jakarta. (Foto Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden).
Presiden Jokowi saat berbicara di Kompas100 CEO Forum yang dilaksanakan secara daring di Jakarta. (Foto Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden).

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi kembali menyoroti masih tingginya impor produk pertanian seperti kedelai, gula hingga bawang putih setiap tahun. Jokowi ingin masalah tersebut segera diselesaikan.

Impor sejumlah komoditas tersebut, harus dilakukan Indonesia dalam jumlah besar demi menjamin ketersediaan stok di dalam negeri.

Berita Terkait : Yuk, Rame-rame Kita Nonton Jokowi Disuntik

“Gula masih impor jutaan ton, padahal kita memiliki lahan, kita memiliki resources. Kedelai, jagung impornya juga jutaan. Ini perlu diselesaikan,” kata Jokowi saat berbicara di Kompas100 CEO Forum yang dilaksanakan secara daring di Jakarta, kemarin.

Dia juga kesal, bawang putih yang dulu tidak impor karena ada sentra tanam di Nusa Tenggara Barat (NTB), Wonosobo, hingga Temanggung, kini harus kembali impor.

Berita Terkait : Besok Pagi, Jokowi Terima Suntikan Vaksin Covid

Jokowi menyebut, hasil tanam di sentra bawang putih itu sudah kalah saing dengan bawang putih impor. “Masalah ini juga harus dibenahi,” pinta Jokowi.

Karena itu, mantan Wali Kota Solo ini meminta para pimpinan perusahaan untuk merancang kolaborasi antara usaha besar dengan petani.

Berita Terkait : Rem Anies Diinjek Jokowi

Kolaborasi harus dijalankan untuk mengoptimalkan produksi pertanian dalam negeri, sehingga bisa mengurangi impor komoditas pangan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, kemampuan produksi di dalam negeri harus dibenahi, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Ini dilakukan agar Indonesia tidak perlu lagi impor.
 Selanjutnya