Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Sebelumnya
Terkait hal ini, pada Rabu (3/3), Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan, dirinya tak pernah punya keinginan mengkudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari kursi Ketua Umum Partai Demokrat.
Dia mengaku sangat menghormati Presiden ke-6 RI yang juga ayah AHY, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Baca juga : Pinkan Mambo, Jodoh Bukan Suami
Moeldoko mengaku pernah bertemu dengan sejumlah kader dan mantan petinggi Demokrat. Namun, sama sekali tak pernah berpikir untuk mengkudeta partai tersebut.
"Orang ngopi-ngopi kok bisa ramai begini. Apalagi ada yang grogi lagi. Beberapa kali, ngopi di sini," ujar Moeldoko dalam konferensi pers di kediamannya di Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/2).
Baca juga : Demokrat Berharap Jokowi Jawab Surat AHY
Moeldoko pun meminta AHY tak perlu takut. Apalagi, ia adalah orang di luar Demokrat. "Kemarin dipilih secara aklamasi. Kenapa mesti takut ya? Kenapa mesti menanggapi seperti itu? Biasa-biasa aja gitu,” katanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya