Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Sementara pelajaran kedua, kata dia, Indonesia butuh sinergi kekuatan bangsa untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Yakni masalah kesehatan dan masalah perekonomian. Disiplin protokol kesehatan, upaya 3 T (testing, tracing, dan treatment), serta vaksinasi membutuhkan dukungan dari semua seluruh komponen bangsa.
“Butuh keaktifan dari seluruh jajaran pemerintahan, dari pusat sampai daerah. Demikian pula produktivitas dari kalangan industri yang kecil sampai yang besar untuk memproduksi alkes dan obat, juga dukungan dari negara lain ini juga sangat diperlukan,” terang Jokowi.
Baca juga : Bukan Layani Pemudik Lho, Mudik Tetap Dilarang Kok...
Pelajaran ketiga dari pandemi adalah penggunaan Iptek mutakhir semakin tidak bisa dihindarkan. Untuk mendongkrak ekonomi, Jokowi juga meminta semua pemerintah daerah (pemda) segera membelanjakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang masih mengendap di perbankan. Nilainya, mencapai Rp 182 triliun pada akhir Maret 2021.
“Seharusnya itu segera dibelanjakan untuk memperbesar sisi permintaan, sisi konsumsi,” imbaunya.
Baca juga : Permudah Vaksinasi Daerah 3T, Pemerintah Bakal Gandeng ICRC
Kepala Negara menyatakan, uang ini perlu segera dibelanjakan agar bisa meningkatkan sisi permintaan dan konsumsi masyarakat. Hal itu bisa memberi sumbangan pada pemulihan ekonomi usai tertekan dampak pandemi Covid-19.
“Kita harus mempercepat belanja pemerintah, terutama berbagai bentuk bantuan sosial, padat karya, serta mendorong belanja masyarakat. Demand side harus diperbesar, sisi permintaan harus diperbesar,” tegas Jokowi.
Baca juga : Mau Vaksin, Nggak Harus Tes PCR Atau Antigen Dulu Kok
Tapi, ia menggarisbawahi penggerakan ekonomi tak boleh sampai melupakan protokol kesehatan. Sebab, kunci pemulihan ekonomi tetap bermuara pada keberhasilan menangani dampak pandemi Covid-19. [DIR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya