Dark/Light Mode

Sudahi Polemik TWK, KPK Harus Fokus Berantas Korupsi

Jumat, 28 Mei 2021 12:26 WIB
Direktur Eksekutif Emrus Corner Emrus Sihombing. (Foto: Ist)
Direktur Eksekutif Emrus Corner Emrus Sihombing. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Emrus Corner Emrus Sihombing mendorong agar polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) terhadap pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera disudahi.

Emrus menilai, alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui TWK merupakan bagian dari upaya pemberantasan korupsi agar lebih sistematis, dan telah sesuai dengan mandat Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena itu, seluruh pegawai KPK harus mengikuti mandat UU tentang ASN.

Berita Terkait : Soal Pegawai Tak Lulus TWK, KPK: Kami Menyayangi Mereka Semua

"Artinya, bahwa pengalihan status pegawai KPK menjadi ASN merupakan hal formal perintah UU. Menjadikan pemberantasan korupsi ke depan lebih sistematis (tertata) daripada sebelumnya," kata Emrus dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/5).

Emrus pun menampik anggapan KPK dan sejumlah instansi pemerintah telah mengabaikan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait nasib pegawai yang tidak lulus TWK.

Berita Terkait : KPK Lebih Dari Klub Bola

Dia justru melihat adanya kesatuan arah antara Presiden dan KPK dalam orkestrasi pemberantasan korupsi. Dengan demikian, KPK dapat memusatkan pikiran, tenaga dan waktu bekerja untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi di Tanah Air.

"Justru berada pada satu orbit untuk maju bersama memberantas korupsi," tegasnya. [UMM]