Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Luar Pulau Jawa Dan Bali Mulai Zona Merah
Pemda, Mana Action-nya Nih...
Kamis, 8 Juli 2021 05:05 WIB
Sebelumnya
“Ditunggu action-nya para Pemda pemilik kebijakan. Jangan kebanyakan pencitraan,” ujar @dpasansha.
Menurut @ArekKampung5, dengan meningkatnya kasus positif Covid-19, seharusnya Pemda proaktif segera menambah kapasitas fasilitas kesehatan. Bahkan, Pemda juga perlu memetakan pembukaan rumah sakit lapangan. “Untuk antispasi penumpukan pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit,” katanya.
Bagi @MHendratmoko, antisipasi Pemda tidak cukup hanya sebatas menyediakan fasilitas kesehatan. Pemda perlu sigap bertindak ekstrem. Salah satunya, jika ada keluarga terpapar Covid-19, maka serumah perlu isolasi mandiri.
Baca juga : Anies Larang Jualan Hewan Kurban Di Zona Merah, Sarankan Jualan Online Aja
“Bukan dikucilkan, tapi mengucilkan diri,” sambung @MHendratmoko.
Akun @victor M menyarankan Pemda di luar Pulau Jawa dan Bali melakukan lockdown. Termasuk juga menolak warga yang berasal dari luar daerah. “Dan untuk pekerja yang pulang seperti (TKI), sebaiknya dikarantina dulu selama 2 minggu,” ujarnya.
Menurut @Bintaro13, masyarakat Indonesia bukanlah termasuk masyarakat yang bisa berpikir secara rasional. Sehingga tidak akan pernah bisa hanya dengan imbauan.
Baca juga : Dukung Pelaku Usaha, KAI Dan Bank Mandiri Percepat Pembiayaan Kredit
“Kebijakan harus dilakukan dengan peraturan yang tegas dan hukuman berat tanpa ada musyawarah atau apa pun bentuknya. Percuma kalau cuma imbauan,” katanya.
Kata @qronoz, sejumlah Pemda justru tidak menggelar testing secara agresif. Kelakuan itu dilakukan agar tidak ada temuan kasus Covid-19 di daerahnya.
“Mereka takut dicap gagal karena banyak ditemukan kasus Covid-19 di daerahnya,” kata @qronoz. “Betul, banyak Pemda tidak mau dianggap tidak kompeten menangani Covid di daerahnya,” tambah @gunartian.
Baca juga : Petani Tebu Merasa Beban Makin Berat
PatriotNKRI menimpali. Kata dia, Pemda tidak perlu takut dicap gagal dalam penanganan pandemi Covid-19. Dia mengingatkan, kesehatan warga merupakan prioritas utama. “Sehingga 3T (tracing, testing dan treatment) harus dimaksimalkan,” tandas dia. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya