Dark/Light Mode

KAI Catat Volume Angkutan Barang Meningkat 6 Persen

Minggu, 11 Juli 2021 07:05 WIB
Ilustrasi kereta barang (Foto : wikipedia).
Ilustrasi kereta barang (Foto : wikipedia).

RM.id  Rakyat Merdeka - Mengakhiri Semester I-2021, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatatkan kinerja positif untuk angkutan barang yang meningkat enam persen.

Vice President (VP) Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, pada Semester I-2021, KAI melayani angkutan barang sebanyak 23,6 juta ton. Atau naik 6 persen dibanding Semester I-2020 yang tercatat mengangkut 22,1 juta ton barang.

Berita Terkait : Doakan Korban Covid-19, Polisi Dan Pengendara Hening Cipta Serentak

“Pada Juni 2021, barang yang diangkut KAI yaitu 4,3 juta ton, naik 5 persen dibanding periode Mei 2021 yaitu 4,1 juta ton,” ujar Joni di Jakarta, kemarin.

Dia mengaku, pihaknya terus bekerja keras meningkatkan performa angkutan barang. Sebab, kenaikan volume barang yang KAI layani ini sangat penting bagi perusahaan untuk tetap survive, di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Berita Terkait : Moncer, Volume Angkutan Barang Kereta Api Naik 6 Persen

Joni mencontohkan, angkutan batu bara masih menjadi andalan KAI di sektor angkutan barang. Pada Semester I-2021, komoditas batu bara merupakan penyumbang ter­besar angkutan barang KAI. Dengan persentase mencapai 76 persen dari total angkutan barang KAI.

Menurutnya, pada komodi­tas tersebut, KAI terus berkordinasi dan bersinergi dengan seluruh pihak, melakukan rekayasa pola operasi yang optimal. Serta, mencari mitra-mitra baru sehingga volume angkutan batu bara mengalami peningkatan.

Berita Terkait : BI: Penjualan Eceran Juni Diramal Melambat, Ini Penyebabnya

Karenanya, pada Semester I-2021, KAI melayani angku­tan batu bara sebesar 18 juta ton, naik 12 persen dibanding Semester I-2020 sebesar 16,1 juta ton.

“Selain bebas pungli, keunggulan angkutan barang menggunakan kereta api di antaranya, waktu pengiriman yang terjadwal dan tepat waktu, serta lebih ramah lingkungan,” terangnya.
 Selanjutnya