Dark/Light Mode

Tentara AS Latihan Bareng TNI

Jangan Khawatir, Tak Ganggu Hubungan Dengan China Kok

Kamis, 29 Juli 2021 13:52 WIB
Tentara Amerika (US Army) tiba di Bandara International Sultan Mahmud Baddarudin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (24/27/2021). (Foto: Antara/Nova Wahyudi)
Tentara Amerika (US Army) tiba di Bandara International Sultan Mahmud Baddarudin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (24/27/2021). (Foto: Antara/Nova Wahyudi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 330 tentara Amerika Serikat (US Army) telah tiba di Indonesia untuk mengikuti Latihan Gabungan (latgab) Garuda Shield ke-15/2021. Latihan ini akan digelar sejak 1 hingga 14 Agustus 2021 mendatang.

Latihan Bersama Garuda Shield kali ini merupakan latihan terbesar dalam kerja sama antara TNI Angkatan Darat dengan Angkatan Darat AS. 

Berita Terkait : Jangan Panik, Tetap Tenang

Pengamat Militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menilai, latgab tersebut menjadi salah satu bentuk konkret diplomasi pertahanan.

“Sebelum berbicara apa manfaat atau keuntungan yang didapat Indonesia dari gelaran latgab Garuda Shield, saya kira perlu sedikit menengok ke belakang, terkait perjalanan diplomasi pertahanan Menhan (Menteri Pertahanan) Prabowo,” kata Khairul dalam keterangan tertulis, Kamis (29/7).

Berita Terkait : Senior AHY Ingatkan Dewi Tanjung, Jangan Bangunkan Macan Tidar

Ia menuturkan, diplomasi pertahanan merupakan salah satu sarana mewujudkan kepentingan nasional di bidang pertahanan dan keamanan. Peranannya sangat strategis dalam menghadapi permasalahan yang ada.

Terutama agar eskalasi tidak meningkat ke arah konflik serta dapat saling memperkuat confidence building measures (CBM), keamanan, hingga stabilitas kawasan.

Berita Terkait : Presiden Jokowi Minta Aparat Tak Keras Dan Kasar, Tapi Santun Dan Tegas

“Ini menurut saya merupakan bentuk konkret dari defence diplomacy for confidence building measures (diplomasi  untuk membangun kepercayaan, mengurangi rasa takut dan kesalahpahaman dari kedua belah pihak). Serta defence diplomacy for defense capabilites (diplomasi untuk meningkatkan kapasitas pertahanan),"  jelasnya.

Artinya, menurutnya, Indonesia berharap gelaran latgab itu akan memperkuat kesepahaman, memperkaya pengalaman serta meningkatkan kemampuan dan kecakapan TNI, terutama para personel yang terlibat.
 Selanjutnya