Dark/Light Mode

Protokol Kesehatan Itu Penting

Sabtu, 14 Agustus 2021 07:00 WIB
Masyarakat malas protokol kesehatan karena belum terkena covid-19. (Foto : pandemictalks).
Masyarakat malas protokol kesehatan karena belum terkena covid-19. (Foto : pandemictalks).

 Sebelumnya 
Makanya, sambung ariyani458, tidak heran kalau ke pasar, masker cuma dipasang di leher. Kata dia, masker baru dipakai dengan benar jika ada razia. “Ya begitulah kalau belum ngerasain sendiri, pada bebal, katanya nggak percaya Covid-19, hhmm ngelus dadalah,” tutur dia.

Menurut realme_bams, kampanye program 5M (menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas) belum cukup berhasil mengedu­kasi masyarakat. Kalau prokes masih rendah, artinya warga masih nggak peduli betapa pentingnya 5M.

Baca juga : Perkuat Kesehatan, Brantas Abipraya Luncurkan Ambulans

“Mungkin karena salah satu anggota kelu­arganya belum ada yang meninggal karena Covid-19. Keluarga saya dari awal pandemi sudah prokes ketat. Setelah bapak saya jadi korban Covid-19 dari orang yang lalai, makin ketat dan galaklah saya,” ujar edhy_chan­drawati.

DeBogorian tidak bosan mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjalankan prokes sebagai salah satu cara mencegah penyebaran Covid-19. Dia juga mengajak masyarakat untuk mantaati Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baca juga : Rosan Roeslani: Kesehatan Atlet Jadi Prioritas Utama

“Kalau masyarakat abai prokes, maka pandemi akan sulit diatasi. Percuma PPKM berjilid-jilid. Karena intinya adalah kepatuhan masyarakat,” kata myozhyme. “Kepatuhan prokes merupakan kunci mengendalikan pandemi,” tambah NoMoreCovidiot.

Kakek_Muslim mengajak netizen bersedia terlibat menjadi agen pengawas kepatuhan secara sukarela dalam membangun kesadaran taat prokes di tengah masyarakat. Tujuannya, supaya tingkat kepatuhan terhadap prokes secara bertahap dapat tercipta dengan baik.

Baca juga : Luhut Pendengar Yang Baik

Prokes tetap nomor satu yang harus kita terapkan. Bahkan meski sudah divaksin sekalipun, tetap harus disiplin prokes. Jangan ang­gap remeh ya sobat,” ujar kmgyuuw. [ASI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.