Dewan Pers

Dark/Light Mode

Setelah KPK Koar-koar

Ada Yang Khawatir Masiku Kabur Lagi

Kamis, 26 Agustus 2021 07:20 WIB
Harun Masiku. (Foto: Istimewa)
Harun Masiku. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sikap KPK yang buka-bukaan soal posisi Harun Masiku ada di luar negeri, justru membuat banyak orang waswas. Banyak yang khawatir, dengan koar-koarnya KPK tersebut, eks Caleg PDIP yang menjadi buronan kasus korupsi suap Pergantian Antar-Waktu (PAW) anggota DPR itu, kabur lagi ke tempat lain, ke negara lain atau entah ke mana.

Keberadaan Masiku di luar negeri sebelumnya diungkap Deputi Penindakan KPK, Karyoto. Dia menyebut, Masiku sudah terendus sebelum Kepala Satgas KPK nonaktif, Harun Al Rasyid, mengklaim mengetahui informasi keberadaan buronan penyuap mantan anggota KPU Wahyu Setiawan, itu.

Berita Terkait : Masiku Ada Di Luar Negeri

Namun, karena alasan pandemi Covid-19, KPK belum bisa menangkap Masiku. "Karena tempatnya tidak di dalam (negeri), kita mau ke sana juga bingung. Pandemi sudah berapa tahun," kata Karyoto, dalam konferensi pers, Selasa (24/8).

Langkah KPK ini membuat Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan, agak heran. Sebab, jika koar-koar KPK didengar Masiku, dia akan kabur lagi ke tempat lain. “Aparat penegak hukum yang ditugaskan untuk menangkap akan digocek oleh target operasi,” ucap mantan Sekjen Partai Demokrat ini.

Berita Terkait : Sekjen MPR: Sidang Tahunan Rawat Demokrasi Dan Kedaulatan Rakyat

Mantan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, menganggap langkah Karyoto blunder. Langkah tersebut sama saja dengan memberi tahu Masiku untuk segera menghindar dan cari tempat persembunyian baru.

“Padahal, bukankah KPK bisa berkoordinasi dengan penegak hukum di mana buron berada untuk mencokoknya?” ucap pria yang akrab disapa BW ini.

Berita Terkait : Kuasa Hukum: Tidak Ada Uang Suap Mengalir Ke Juliari Batubara

Sementara, Anggota Komisi III DPR Santoso meminta KPK tidak cuma bisa berkoar-koar. KPK harus membuktikan bisa menangkap Masiku.

Dia menegaskan, jika KPK kembali gagal, sama saja tidak serius dalam memburu Masiku. "Kekecewaan masyarakat akan semakin meluas atas performa KPK," ucapnya.
 Selanjutnya