Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-3 sudah mulai berjalan. Pemerintah pun memberi dukungan dengan menggencarkan program vaksinasi bagi pelajar di daerah.
KPCPEN #PakaiMasker dengan akun @lawancovid19_id mengungkap hasil kajian Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Terungkap, situasi pembelajaran daring saat ini memberikan dampak risiko learning loss yang pemulihannya bisa memakan waktu hingga 9 tahun.
Baca juga : Jangan Jumawa, Endemi Masih Jauh
Hal itu terjadi karena peserta didik tidak memperoleh pembelajaran optimal yang berakibat pada kemunduran akademis dan nonakademis. PTM terbatas dinilai dapat menekan risiko learning loss ini demi menjaga kualitas pembelajaran anak Indonesia.
“Di sisi lain, pemerintah mendukung pelaksanaan PTM terbatas dengan menggencarkan program vaksinasi bagi pelajar di daerah. Vaksin dapat lindungi anak bangsa. Ayo divaksin saat vaksinnya tersedia,” ajak @lawancovid19_id.
Baca juga : Dosis Satu Dan Dua Harus Sama Ya!
Akun @InfokomPMK menegaskan, pemerintah tengah berupaya mempercepat vaksinasi bagi pelajar untuk mendukung proses PTM terbatas. Percepatan vaksinasi untuk mendukung PTM terbatas membutuhkan partisipasi para peserta didik untuk bersedia divaksinasi. “Yuk, adik-adik segera vaksinasi agar bisa ke sekolah lagi,” ajaknya.
Fahira Idris dengan akun @fahiraidris mengingatkan pelajar agar selalu memakai masker dengan baik dan benar. Kata dia, para pelajar harus terus diingkatkan agar memakai masker dengan baik dan benar.
Baca juga : Akses Ke Vaksin Jangan Dibikin Ribet
“Walau memakai masker kurang nyaman, tetapi ini keharusan demi keselamatan,” katanya.
Sudirman Said dengan akun @sudirmansaid juga mengomentari Pembelajaran Tatap Muka bagi sebagian sekolah. Dia mengingatkan Ibu dan Bapak guru tetap waspada dan menjaga protokol kesehatan ketat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya