Dewan Pers

Dark/Light Mode

Harga Telur Ayam Anjlok, Peternak Menjerit

Selasa, 7 September 2021 08:03 WIB
Ilustrasi harga telur ayam di beberapa daerah anjlok. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi harga telur ayam di beberapa daerah anjlok. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Harga telur ayam di beberapa daerah anjlok. Peternak pun menjerit karena rugi puluhan juta rupiah lantaran biaya produksinya tak sebanding dengan harga jualnya.

Evi Rendra hanya bisa pasrah mengetahui harga telur ayam terus turun dari Rp 20 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp 14 ribu per kg. Peternak telur di Gresik, Jawa Timur ini pun mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Meski rugi, dia memilih, tidak menjual telur ayamnya. Apalagi menghancurkannya. Dia memilih, membagikannya ke warga yang membutuhkannya.

Berita Terkait : Cara Galaxy Buds2 Manjakan Bekerja Dari Rumah

“Sebisa mungkin membantu mereka yang lebih terdampak selama ini,” ujar wanita berkerudung ini, kemarin.

Di Lamongan, Jawa Timur, harga telur ayam juga turun. Telur harganya hanya dibanderol Rp 14 ribu per kg.

Peternak telur ayam, Hardi mengaku, telah melakukan berbagai cara untuk meminimalisir kerugian, salah satunya dengan menyiasati pemberian pakan. Namun, upayanya itu tetap tidak mampu menyelamatkannya dari kerugian.

Berita Terkait : Jangan Keluar Rumah Kalau Nggak Penting

Dia menaksir, kerugian per 1000 ekor ayam mencapai Rp 10 juta-Rp 15 juta. Bila ditotal sejak awal Agustus hingga awal bulan ini, kerugian telah mencapai Rp 100 juta.

“Peternak akan dapat untung jika harga telur Rp 20 ribu ke atas per kilogram,” ujarnya.

Penurunan harga telur ayam juga terjadi di Banjarnegara. Omset peternak telur ayam, Martono, merosot tajam dalam beberapa minggu terakhir. Gara-garanya harga telur sudah jatuh ke level Rp 17 ribuan.
 Selanjutnya