Dark/Light Mode

Kabur Dari Keganasan KKB

2 Nakes Wanita Yang Jatuh Ke Jurang Di Kiwirok Papua, Belum Bisa Dievakuasi

Rabu, 15 September 2021 16:49 WIB
Brigjen TNI Izak Pangemanan (Foto: Antara)
Brigjen TNI Izak Pangemanan (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan mengakui, pihaknya belum bisa mengevakuasi dua tenaga kesehatan (nakes) wanita yang terjatuh ke jurang di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, karena tidak ada peralatan.

Kedua nakes itu diduga terjatuh, saat berupaya menyelamatkan diri dari keganasan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

"Belum dipastikan kondisi keduanya. Namun, saat anggota dan warga ke lokasi dan berteriak. Tidak ada respon dari keduanya," papar Brigjen TNI Izak Pangemanan kepada Antara di Jayapura, Rabu (15/9).

Baca Juga : Kimia Farma Diagnostika Buka Klinik Labuan Bajo, Dukung Kebangkitan Wisata

Dari laporan yang diterima, terungkap jurangnya cukup dalam. Sementara peralatan pendukungnya tidak ada, sehingga menyulitkan untuk evakuasi.

"Kami sudah minta bantuan, dan meminjam alat dari Basarnas di Sentani, yang dijadwalkan dibawa saat evakuasi korban yang terluka," ungkap Brigjen TNI Pangemanan, seraya mengaku bila cuaca mendukung evakuasi akan dilakukan Kamis (16/9).

Evakuasi korban KKB akan menggunakan helikopter, Caracal milik TNI-AU, yang saat ini sudah berada di base ops Lanud Silas Papare di Sentani.

Baca Juga : Akhir Bulan Ini, KPK Berhentikan 56 Pegawai Yang Gagal Jadi ASN

"Evakuasi dilaksanakan Kamis (16/9), dengan rute Sentani-Kiwirok-Makodam XVII Cenderawasih," jelas Brigjen TNI Pangemanan.

Seperti diketahui, pada Senin (13/9), terjadi baku tembak antara aparat keamanan TNI-Polri dengan KKB pimpinan Lamek Taplo di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.

KKB juga melakukan pembakaran sejumlah fasilitas umum, seperti puskesmas, gedung sekolah dasar, Kantor Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua serta rumah warga dan pasar. [HES]