Dewan Pers

Dark/Light Mode

Perkara Korupsi Gas Bumi Sumsel

Lacak Aliran Dana, Kejagung Gencar Periksa Istri Tersangka

Sabtu, 13 Nopember 2021 07:15 WIB
Ilustrasi gedung Kejaksaan Agung (Kejagung). (Foto: Dok. Kejagung)
Ilustrasi gedung Kejaksaan Agung (Kejagung). (Foto: Dok. Kejagung)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kejaksaan Agung (Kejagung) gencar memeriksa kiprah para istri tersangka perkara dugaan korupsi pembelian gas bumi oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Pertambangan Dan Energi (PDPDE) Sumatera Selatan.

Setelah menguliti istri tersangka Direktur PT Dika Karya Lintas Nusantata (DKLN) Muddai Madang, istri tersangka Caca Isa Saleh Sadikin, serta istri mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, kemarin giliran jaksa mengoprek kiprah istri tersangka Direktur PT DKLN merangkap Direktur PT PDPDE Gas, A Yaniarsyah Hasan.

Berita Terkait : KPK: Perkara Korupsi Paling Banyak Ditangani APH Daerah Menyangkut Dana Desa

Para istri tersangka disebut oleh Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer, diduga mengetahui aliran dana maupun kepemilikan aset yang diperoleh dari hasil kejahatan suaminya.

“Pemeriksaan dikembangkan melalui pemeriksaan istri tersangka AYH yang berinisial MB,” katanya.

Berita Terkait : Anggota DPRD Desak BPKD DKI Cairkan Dana Penyertaan Modal

Secara spesifik, Leo mengaku, saksi MB dianggap mengetahui status kepemilikan mobil tersangka. Mobil yang dimaksud sebelumnya sudah disita penyidik. Di luar aset mobil, penyidik pun mengembangkan pemeriksaan terkait kepemilikan aset lain berupa sejumlah rekening bank, tanah, dan bangunan.

“Kami klarifikasi untuk kepentingan penyidikan. Dalam hal ini yang berhubungan dengan pemblokiran aset tetaangka,” katanya.
 Selanjutnya