Dark/Light Mode

Minta KPK Kasih Tahu Sebelum OTT

Bupati Banyumas Diolok-olok

Selasa, 16 November 2021 07:50 WIB
Bupati Banyumas, Achmad Husein. (Foto: Istimewa)
Bupati Banyumas, Achmad Husein. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
“Bupati Banyumas kemarin klarifikasi ke saya, beliau menyampaikan bahwa maksudnya dikasih tahu pencegahannya dulu lah, jangan langsung di-OTT,” kata Ganjar, kemarin.

Dia menyebut, kepala daerah memahami titik-titik rawan tindak korupsi di institusinya. Sehingga dapat langsung memperingatkan ketika ada potensi praktik rasuah. “Tapi bukan berarti kalau mau OTT dikasih tahu. Kalau OTT dikasih tahu ya lari,” sebut Ganjar.

Baca juga : Minta Komitmen Sebelum Di-OTT

Meskipun Achmad sudah membuat klarifikasi dan kemudian menghapusnya lagi, tetap saja olok-olok juga tidak mereda di media sosial. Eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti bahkan sampai membuat emoji tertawa mengomentari sebuah berita online tentang pernyataan Bupati Banyumas.

Akun @NalarNatural memberikan komentar satire. Menurutnya usul sang Bupati cukup mulia. “Mulia sekali usulnya... Untuk para kepala daerah... Besok bisa jadi duta OTT,” sindirnya. “Pengen ketawa. OTT kan kaya tahu bulat pak, dakdakkan. Kalo dipanggil dulu tangannya keburu sembunyi, kaga bisa ditangkep,” akun @DessyIryanti kasih umpamaan. “Isin nyong pak dadi wargamu,” geram @vantoni20.

Baca juga : Didalami KPK, Cara Pengusaha Rayu Bupati Banjarnegara Buat Dapat Proyek

Ada juga netizen yang bikin contoh percakapan antara KPK dan Bupati yang mau OTT, jika usul Bupati Banyumas diterima. “KPK: Anda diduga korupsi 10 M, sebelum kena OTT ngaku? Bupati: Iya maaf saya khilaf, tapi saya mau berubah kok.

KPK: Ok, karena Anda mengakui dan berubah kita ga jadi OTT,” tulis @Widino.

Baca juga : Gara-Gara Status Facebook, KPK Geledah Sel Bupati Kuansing

Selain mengolok-olok, banyak juga warganet yang akhirnya memplesetkan istilah OTT dengan akronim lain. “Mestinya kalau gitu ganti bukan OTT tapi OKD .( Operasi Kasih tau Dulu ) enak banget. Malah akan mereja lela yg namanya korupsi,” canda @asepsur56599105. “Jadinya OTP..Operasi Tapi Panggilan,” timpal @Thole69.

“Namanya juga ott operasi tangkap tangan. Jadi ditangkepnya pas transaksi. Kalo dipanggil dulu ya namanya penyuluhan,” ledek @Hiyyyy_5. “Namanya ganti sekalian jadi OLT -Operasi Lepas Tangan. Gitu ya, pak?,” tanya @Achoels. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.