Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Minta KPK Kasih Tahu Sebelum OTT
Bupati Banyumas Diolok-olok
Selasa, 16 November 2021 07:50 WIB
Sebelumnya
Sayangnya, klarifikasi itu tiba-tiba raib di Instagramnya. Belum ada keterangan dari orang nomor satu di Banyumas itu kenapa klarifikasi tersebut hilang.
Ketua KPK Firli Bahuri iku angkat bicara merespons harapan Bupati Banyumas itu. Ia meminta sang Bupati tidak perlu risih dengan kerja-kerja pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK. Selama merasa benar menggunakan uang negara.
Baca juga : Minta Komitmen Sebelum Di-OTT
Ia memastikan, bahwa lembaga yang dipimpinnya itu akan bekerja dengan baik dan benar. Sesuai asas-asas pemerintahan yang baik.
“Pelaksanaan kerja-kerja KPK akan selalu terukur dan sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku,” kata Firli dalam keterangannya kemarin.
Baca juga : Didalami KPK, Cara Pengusaha Rayu Bupati Banjarnegara Buat Dapat Proyek
Menurutnya rasa takut itu ada hikmahnya. Antara lain untuk membuat seseorang mengukur perilaku baik dan buruk, dan mencegah berperilaku koruptif. “Tapi takut yang berlebihan bisa menimbulkan terhambatnya pembangunan,” akunya.
Pensiunan Jenderal Bintang 3 ini menegaskan, KPK senantiasa akan mendampingi dan memberi masukan kepada seluruh Kementerian, Lembaga, Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota. KPK juga akan terus melaksanakan fungsi-fungsi pencegahan; seperti melakukan tindakan-tindakan pencegahan supaya tidak terjadi korupsi, supervisi, hingga koordinasi dan monitoring, sesuai amanah UU No.30/2002 sebagaimana telah diubah menjadi Uu No. 19/2019.
Baca juga : Gara-Gara Status Facebook, KPK Geledah Sel Bupati Kuansing
“KPK siap berkordinasi pencegahan dengan semua pihak. Tapi jika terjadi korupsi dan cukup bukti, ya ditangkap,” pungkasnya.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga ikutan berkomentar. Selaku atasan, Ganjar mengaku sudah dapat klarifikasi langsung dari Achmad soal pernyataannya yang viral itu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya