Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Urus Corona, Kita Lebih Baik Dari Singapura Dan Australia
Nyombong Sedikit Saja, Boleh Kali...
Selasa, 16 November 2021 08:45 WIB
Sebelumnya
Menurut Luhut, kewajiban tes PCR itu salah satunya untuk menekan penyebaran kasus di daerah. “Sekarang Amerika mau lakukan itu. Dalam negeri kita ramai-ramai malah batalin, ya sudah,” katanya.
Ia mengatakan, ada beberapa daerah di Jawa-Bali yang turun ke level 1 dalam penerapan PPKM kali ini. “Meski terdapat juga kabupaten/kota yang naik level. Maka kita harus hati-hati lah,” pesan Luhut.
Baca juga : Luhut: Cakupan Vaksinasi Dosis 2 Kita Masih Kalah Dari Singapura Dan Malaysia
Untuk diketahui, kemarin jumlah kasus positif Corona bertambah 221 kasus. Total kasus Corona di Indonesia hingga kemarin menjadi 4.251.076 kasus. Sebanyak 8.522 di antaranya adalah kasus aktif.
Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah yang melaporkan kasus terbanyak, yaitu 36 kasus. Diikuti Jawa Barat dan Jawa Tengah, masing-masing 27 kasus. Sementara itu, kasus sembuh bertambah 706 orang sehingga total menjadi 4.098.884 orang.
Baca juga : Alhamdulillah, Situasi Covid RI Kini Lebih Baik Dari Singapura, Malaysia, Thailand
Sementara per kemarin, sudah 130.616.514 orang yang melakukan vaksinasi tahap I. Sementara yang sudah disuntik dosis kedua mencapai 84.552.446, dan 1.191.298 orang mendapat dosis ketiga.
Kondisi ini terbalik dengan Singapura. Jumlah kasus Corona di Singapura terus naik. Per Sabtu (13/11), Singapura melaporkan 2.304 kasus baru. Tercatat ada 14 orang lagi meninggal akibat komplikasi akibat virus corona, sehingga total kematian menjadi 576 kasus.
Baca juga : Punya Penyakit Bawaan Atau Komorbid Tetap Boleh Divaksin
Hal senada juga terjadi pada Malaysia. Pada hari yang sama, Kementerian Kesehatan Malaysia melaporkan 5.809 kasus baru Covid-19. Sementara ada tambahan 55 kasus kematian, menjadikan totalnya 29.631 kasus. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya