Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
SUGIHONO
Sebelumnya
Setelah selesai urusan silaturahim, saya mau nostalgia melihat situasi Blok M Mall. Benak saya bertanya-tanya. Apa iya Blok M Mall masih ramai dikunjungi pembeli di tengah gempuran keras situs belanja online (e-commerce)?
Dan ternyata oh my god. Blok M Mall sepi nyep. Saking sepinya anakku yang baru berusia 2 tahun bisa bebas berlarian. Saya pun bisa memantau dia dari jauh, tanpa khawatir pandangan saya terhalang oleh pengunjung lain.
Baca juga : Pers Wajib Perangi Hoaks
Padahal siang itu jarum jam sudah menunjukkan pukul 13:30. Dulu jam segitu merupakan prime time bagi pedagang. Pembeli sedang ramai-ramainya. Yang menyedihkan lagi, banyak toko dan lapak dagang yang tutup siang itu.
“Enggak kuat bersaing kita. Orang sekarang kebanyakan belanja online,” begitu kata Khairul pedagang celana jeans asal Padang yang sudah belasan tahun buka lapak di Blok M Mall.
Baca juga : Sibuk Menyambut Banjir
Kalimat itu keluar dari mulut Khairul tanpa diawali tanya dari saya. Dia agaknya membaca raut wajah dan pandangan mata saya yang kala itu celingukan melihat kondisi di sana.
“Tak seperti dulu, sekarang Blok M Mall terasa makin anyep,” tambah khairul, menggambarkan sepinya pengunjung. Kondisi seperti itu terpaksa harus ditelan oleh Khairul.
Baca juga : Ingat Dagang Kaki 5
“Habis mau diapain lagi, kita harus terus daganglah. Kalau berhenti, mau makan apa anak istri saya di rumah.” Saya pun hanya bisa menimpalinya dengan mengacungkan dua jempol buat Khairul. “Semangat terus Bang, rezeki Allah yang atur, tugas kita cuma ikhtiar.”
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.