Dark/Light Mode
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
UJANG SUNDA
Sebelumnya
Rupanya, dia membawa pengeras suara portable kecil. “Nah, ini, supaya lebih kedengaran sama semua,” sahut Pak Ustadz sambil menyodorkan mikrofon ke saya. Saya hanya manggut dan kemudian memakai mikrofon tersebut.
Selepas sambutan, acara dilanjutnya dengan doa yang dipimpin Pak Ustadz. Sebelum acara bubar, sang caleg membuka obrolan. Namun, karena semangatnya, dia tidak sempat mengenalkan nama.
Baca juga : Buah Pijar Ciletuh
Padahal, yang duduk di acara itu, kecuali Pak Ustadz, tidak mengenalnya. Dia langsung cerita bahwa dirinya memang rajin keliling untuk bertemu masyarakat. Dia juga mengklaim berani membantah caleg DPR RI dari partainya, karena merasa dirinya lebih tahu kondisi lapangan.
“Karena saya yang lebih tahu kondisi di lapangan. Saya yang lebih sering ketemu masyarakat,” ucapnya. Saya dan beberapa orang yang duduknya agak dekat, hanya manggut-manggut.
Baca juga : Curcolan Si Driver
Sedangkan beberapa warga lain, mulai pamitan untuk pulang. Lima menit kemudian, si caleg itu juga pamitan. Dia akan ikut tahlilan di tetangga kakak saya, yang jaraknya sekitar 300 meter.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.