Dark/Light Mode

Rizki Aulia: Jangan Dikit-dikit Baper, Mental Anak Muda Harus Kuat

Rabu, 24 November 2021 18:21 WIB
Anggota Komisi I DPR Rizki Aulia Rahman Natakusumah dalam webinar peluncuran Skymagzz di SMA Angkasa I Halim Perdanakusumah, Jakarta, Rabu (14/11). (Foto: Istimewa)
Anggota Komisi I DPR Rizki Aulia Rahman Natakusumah dalam webinar peluncuran Skymagzz di SMA Angkasa I Halim Perdanakusumah, Jakarta, Rabu (14/11). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kehadiran anggota Komisi I DPR Rizki Aulia Natakusumah di acara webinar peluncuran buletin Skymagzz, disambut meriah oleh warga SMA Angkasa 1 Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Mengangkat tema Anak Muda Agen Perubahan Bangsa, Rizki hadir untuk berbagi dan menyerap pesan dari generasi milenial di SMA yang bernaung di bawah Yayasan Ardhya Garini Pengurus Cabang Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. 

Tampil mengenakan kemeja berwarna biru muda, Rizki mencoba menyesuaikan gaya anak muda yang terkesan sederhana. Dia mengaku hadir sebagai wakil rakyat dari kalangan milenial. Punya kewajiban mendengar dan menyerap aspirasi dari generasi Z.

Berita Terkait : Menang Pilpres Memang Harus Ada “O” Nya Ya..?

"Generasi muda Indonesia ada di tangan adik-adik semua. Teman-teman yang sudah cukup umur untuk memilih, harus bisa menggunakan hak suaranya mewakili perwakilan teman-teman di DPR," kata Rizki di hadapan 700 peserta webinar.

Dia mengibaratkan posisi anggota dewan seperti pengurus OSIS di lingkungan sekolah. Fungsinya, sama-sama menampung permasalahan. Bedanya, DPR menampung permasalahan yang dialami rakyat. Sedangkan OSIS, menampung permasalahan yang ada di sekolah.

"Misalnya, kamar mandi sekolah kotor, AC kelas kurang dingin, kan teman-teman OSIS bisa melaporkannya ke manajemen sekolah," urai politisi Partai Demokrat itu.

Berita Terkait : Sugianto Sabran: Mulai Januari 2022, Bauksit Mentah Tak Boleh Keluar Kalteng

Rizki juga mengimbau generasi muda, agar tidak mudah tersinggung alias baperan. Sebab, baper memiliki dampak jangka panjang.

Karenanya, sebagai generasi muda, harus siap bertarung mental dengan tingkat emosional yang ada di dirinya.

"Kalau dikit-dikit baper, ditegur guru sakit hati, dikasih tahu orang tua dongkol, diledek teman jadi lemah, waduh jangan sampai begitu. Mental anak muda itu harus kuat," beber politisi berusia 27 tahun itu.

Berita Terkait : Lestari Moerdijat: Tangani Stunting Harus Keroyokan

Dia juga berpesan kepada anak muda, untuk mengedepankan kerja sama tim dalam menyelesaikan pekerjaan. Selain menjadi lebih mudah, kerja sama tim bisa membantu kita mengenali karakter teman.

"Ada teman yang mentalnya jatuh, kita naikin. Ada teman yang menyimpang, kita ingatkan. Jadi, harus bisa bermain secara tim. Sama ketika kita bermain bola, basket, saling berbagi dan bekerja sama menahan laju lawan," tutur politisi yang menamatkan pendidikan S1 dan S2 di University of Nottingham, Inggris. [UMM]