Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ada Proyek Strategis IKN
Infrastruktur Daerah Tidak Boleh Dilupakan
Selasa, 21 November 2023 07:20 WIB
Sebelumnya
Politisi PDI Perjuangan Dapil Jawa Timur VIII ini berharap, Kementerian PUPR hendaknya memperhatikan masukan dari dewan. Hal ini juga sebagai amanah dari Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau yang dikenal dengan nama M3.
“Kami berharap banyak untuk program kerakyatan yang bisa kami bawa atau berikan kepada masyarakat,” harapnya.
Baca juga : Pemerintah Kebut Pembangunan Infrastruktur Danau Toba
Hal senada dilontarkan anggota Komisi V DPR Syahrul Aidi Maazat. Dia juga menyampaikan apresiasi atas segala upaya dan kerjas keras Menteri Basuki dan jajaran dalam menyelesaikan persoalan termasuk pembangunan infrastruktur di Indonesia.
“Semoga menjadi amal saleh nantinya,” doanya.
Baca juga : Nomor Urut Dikocok Tidak Boleh Dirembuk
Namun demikian, dia menyayangkan program kerakyatan yang ada di daerah pemilihannya, Riau, belum berjalan dengan baik.
Dia lalu menyoroti program tahun 2024 di Direktorat Sumber Daya Air Kementerian PUPR, khususnya di balai wilayah sungai, yang belum memperhatikan kepentingan dapilnya.
Baca juga : Genjot Program Infrastruktur Permukiman, PUPR Serap 69.532 Tenaga Kerja
“Saya dapat informasi untuk pantai tidak ada program tahun 2024. Alasannya karena selama ini, saya nanya dari (pembiayaan) SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) sudah habis katanya. Ada juga informasi, SBSN-nya ada Rp 200 miliar, tapi Riau tidak kebagian,” ujarnya.
Syahrul mengatakan, setidaknya ada dua program yang sangat dinanti masyarakat di daerah pemilihannya. Pertama, penataan sungai di daerah Kuala Selat yang diharapkan pembangunannya tahun 2024 tapi tidak masuk dalam perencanaan tahun depan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya