Dark/Light Mode

Senayan Soroti Kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan

Anggaran Naik, Tapi Target Produksi Kok Malah Turun

Jumat, 11 September 2020 07:40 WIB
Anggota Komisi IV DPR Johan Rosihan (Foto: Dok. Fraksi PKS)
Anggota Komisi IV DPR Johan Rosihan (Foto: Dok. Fraksi PKS)

 Sebelumnya 
Anggota Komisi IV DPR Mindo Sianipar juga meminta agar rancangan program yang dibuat KKP di Tahun 2021 sebaiknya mempertimbangkan aspek pewilayahan. “Pewilayahan itu tidak atas dasar dapil karena kami ini Anggota DPR tapi melihat potensinya sehingga programnya betul-betul diarahkan sesuai potensi yang ada di sana,” katanya. 

Contohnya, kata politisi senior PDIP ini, program peningkatan produksi perikanan di wilayah Ambon. Sebab, wilayah Maluku ini sangat terkenal dengan potensi perikanannya yang cukup besar. Selain itu, Maluku juga pernah dicanangkan sebagai lumbung pangan nasional. 

Berita Terkait : Temui Ganjar, Gobel Ngomongin Investasi IKM

“Jadi wajar saja kalau rakyat Maluku menunggu kapan realisasinya itu. Kalau tidak salah juga, migas sudah jelas bagi hasilnya, jadi kalau ada permintaan dari masyarakat Maluku merupakan sesuatu yang harus kita perhatikan,” katanya.

Selain itu, dia juga meminta agar alokasi program KKP betul-betul menyasar ke masyarakat yang membutuhkan. Dia lalu memberi contoh Program Gemar Makan Ikan yang pengalokasiannya justru ke wiilayahwilayah yang memang terkenal dengan hasil tangkapan ikannya. 

Berita Terkait : PSBB DKI Diperketat, Muhidin: Ekonomi Makin Berat

“Misalnya daerah yang banyak lautnya wajarlah diberikan, untuk daerah seperti Ambon, Manado, Makassar, tapi tidak perlu dikasih program gemar makan ikan karena mereka memang sudah gemar makan ikan. Yang perlu itu seperti dapil saya, Jombang, Nganjuk supaya betul-betul gemar makan ikan,” katanya. [KAL]