Dark/Light Mode

Kunjungi Bio Farma

Bamsoet: Vaksin Corona Akan Diproduksi Massal

Kamis, 17 September 2020 07:24 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo (kiri) saat berkunjung ke PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (16/9). (Foto: Instagram)
Ketua MPR Bambang Soesatyo (kiri) saat berkunjung ke PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (16/9). (Foto: Instagram)

 Sebelumnya 
Bamsoet juga meyakini, Bio Farma bisa memproduksi sendiri vaksin virus Corona sesuai strain virus yang ada di Indonesia.Presiden Jokowi menyebutnya sebagai Vaksin merah Putih yang dikerjakan paralel antara Bio Farma, induk holding BUMN bidang Farmasi yang membawahi PT Kimia Farma dan PT Indofarma, dengan Kementerian Riset dan Teknologi serta Lembaga Eijkman dan perguruan tinggi.

Selain memiliki pengalaman lebih dari 130 tahun, Bio Farma punya rekam jejak dan kredibilitas yang tak perlu diragukan. “Sebagai produsen vaksin terbesar di kawasan Asia Tenggara, Bio Farma sudah hasilkan produk yang digunakan di lebih dari 150 negara. Memproduksi vaksin sesuai strain virus corona yang ber kembang di Indonesia, bukan hal sulit bagi Bio Farma,” jelas dia.

Berita Terkait : Bamsoet: Sistem Pendidikan Harus Kedepankan Etika dan Estetika

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini menambahkan, Presiden juga menargetkan uji klinis Vaksin merah Putih selesai Januari 2021. Dengan begitu, pada kuartal ketiga 2021, Indonesia bisa memproduksi sendiri Vaksin Merah Putih dengan target produksi mencapai 320 juta di tahun 2022. selanjutnya, sekitar 96 juta penduduk yang tergabung dalam Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS akan mendapatkan vaksin tersebut secara gratis. masyarakat umum, bisa membeli dengan harga terjangkau.

Karenanya, sambung Bamsoet, pemerintah perlu menyiapkan sarana dan prasarana lain dalam menyiapkan vaksinasi massal. Di antaranya, jarum suntik dan kotak penyimpanan vak sin maksimal suhu 8 derajat celcius. “Ini akan menjadi sejarah vaksinasi terbesar yang dilakukan bangsabangsa dunia, termasuk indonesia. Persiapannya harus dilakukan sejak sekarang, agar nanti tak kedodoran,” tandasnya.

Berita Terkait : Bertemu Komunitas BBMC Bandung, Bamsoet Ajak Biker Kampanyekan Protokol Kesehatan

Selain Bamsoet, kunjungan itu juga dihadiri para Wakil Ketua MPR yakni Ahmad Muzani, Lestari Moerdijat, Arsul Sani, Fadel Muhammad dan Hidayat Nur Wahid (virtual).

Sementara Direksi PT Bio Farma yang hadir di antaranya, Direktur Utama Honesti Basyir, Direktur Operasi M Rahman Roestan, Direktur Pemasaran, Penelitian dan Pengembangan Sri Harsi serta Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito. [ONI]