Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gelar Sekolah Politik

Partai Ka’bah Panasin Mesin Politik Daerah

Senin, 8 Agustus 2022 07:35 WIB
Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa. (Foto: Istimewa)
Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali menggelar Sekolah Politik untuk para pimpinan strukturalnya PPP. Kali ini, yang disasar adalah para Ketua dan Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Indonesia.

Kegiatan ini digelar secara bertahap di The Pelangi Hotel Bogor, Jawa Barat, 4-6 Agustus. Sebelumnya, sekolah politik juga sudah dilakukan di tingkat pimpinan pusat dan wilayah atau DPW.

“Konsolidasi ngumpulin DPC ini dimaksudkan untuk memperkuat ideologi pimpinan partai di tingkat kabupaten/kota,” tutur Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa dalam keterangannya.

Hadir dalam Sekolah Politik ini, Wakil Ketua Umum, Zainut Tauhid Saadi; Wakil Ketua Umum, Ermalena; Wakil Ketua Umum, Arsul Sani Sekjen DPP PPP, Arwani Thomafi; serta Kepala Sekolah Politik PPP, Endin A.J. Soefihara. Hadir pula menyampaikan materi Ketua Majlis Syariah PPP, KH Mustofa Aqil Siraj; Ketua MPP, H Muhammad Mardiyono;, Lukman Hakiem dan tokoh Partai Ka’bah lainnya.

Berita Terkait : Peluang Resesi Kecil

Suharso mengatakan, partai politik adalah pohon kekuasaan yang memiliki posisi penting untuk kepentingan publik. Apabila pohon tumbang, maka runtuh lah harapan rakyat yang ingin diperjuangkan partai politik.

“Saya berharap seluruh pimpinan dan kader partai tidak lengah dan terus memperkuat PPP sebagai partai politik yang telah memiliki cita-cita besar,” kata Suharso.

Menteri PPN/Kepala Bappenas ini mengingatkan, kader PPP harus mampu menginternalisasi ideologi dalam bentuk program kerja dan tindakan nyata di tengah masyarakat.

“Setelah mengikuti sekolah politik ini, kami harapkan pimpinan DPC PPP agar lebih konkret hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi nyata,” kata Suharso.

 

Berita Terkait : Kudatuli, Sejarah Politik Yang Menggembleng Puan Maharani

Sementara itu, Sekjen PPP Arwani Thomafi menyampaikan, Sekolah Politik yang diperuntukkan bagi Ketua dan Sekretaris DPC PPP se-Indonesia ini digelar dalam delapan gelombang. “Alhamdulillah, Sekolah Politik untuk DPC Gelombang I diikuti 120 Peserta. Nanti dilanjutkan gelombang berikutnya sampai gelombang ke delapan,” tuturnya.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Bidang Data dan Digital, Rendhika D Harsono yakin, sekolah politik akan semakin memanaskan mesin partai jelang Pemilu 2024.

“Sudah mulai panas mesin kami hingga ke ranting. Terutama sejak mulai persiapan pendaftaran. Kami yakin kembali lolos parlemen dan melampaui target Pemilu 2019. PPP akan jadi partai besar kembali,” kata Rendhika kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Hingga saat ini, PPP sudah merampungkan tahapan pendaftaran partai dengan mengunggah data ke Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dokumen administrasi kepengurusan PPP telah mencapai 100 persen sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022.

Berita Terkait : Gelar Bagi-Bagi Kebahagiaan, Panasonic Kasih Cashback 50 Persen

Ini bukti kerja kolektif dari seluruh pengurus PPP hingga ke tingkat paling bawah. Kaderisasi dan persiapan pencalegan juga sudah mulai dilakukan sembari menunggu pendaftaran calon peserta Pemilu.

“Ini kerja keras dan cerdas dengan digitalisasi oleh seluruh elemen DPW, DPC, PAC yang berjuang mengawal data ke Sipol KPU sehingga tahapan pendaftaran ke KPU sukses,” tambah Ketua Umum Angkatan Muda Kabah (AMK) ini.

Soal koalisi, kata Rendhika, PPP kian solid bersama Partai Golkar dan PAN di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Bahkan, saking kompaknya, ketiganya akan daftar bareng ke KPU pada Rabu (10/8). ■