Dark/Light Mode

Pakar Komunikasi Nilai AHY Tidak Matang Berpolitik, Sekadar Framing Persepsi Publik

Rabu, 28 September 2022 15:21 WIB
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: Ist)
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing menila, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) harus menyampaikan informasi secara objektif.

Hal itu merespons pernyataan AHY bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya sekedar 'gunting pita' proyek infrastruktur era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Emrus melihat AHY sedang mem-framing persespsi publik seolah-olah SBY banyak membangun infrastruktur.

Baca juga : KPK: Sampaikan Ke Kami, Jangan Ke Publik

"AHY telah melakukan framing, produk manipulasi persepsi publik. Seolah-olah bahwa SBY lebih hebat," ujar Emrus, Rabu (28/9). 

Emrus menuturkan AHY seharusnya detail dalam menyampaikan data. AHY perlu merinci proyek apa yang dikerjakan SBY dan Jokowi. Terkait hal itu, Emrus menilai AHY menunjukkan ketidak dewasaan dalam berpolitik.

"Pandangan-pandangan yang disampaikan AHY ini menunjukkan ketidakmatangan beliau dalam berkomunikasi politik dan ketidakmatangan sebagai aktor politik. Padahal dia ketua umum partai hingga salah satu kandidat di pilpres 2024," tuturnya. 

Baca juga : KBPP Polri Kolaborasi Dengan TNI AL Adakan Bakti Sosial Pesisir

Lebih lanjut, Emrus menyebut AHY belum pas disebut sebagai negarawan. Dia menyebut AHY lebh tepat disebut politisi yang ingin berkuasa.

"Kalau negarawan kan lebih mengedepankan, kekuasaan bukan penting. Tapi memperoleh kekuasaan itu harus memang egaliter. Tapi kalau seperti AHY itu belum egaliter," ujar AHY.

Emrus juga menyarankan AHY menyampaikan program untuk membangun Indonesia. Bukan sekedar membandingkan. "Jadi adu program. Tidak membuat diksi-diksi yang sifatnya seolah-olah SBY superior," ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.