Dark/Light Mode

40 Persen Masyarakat Setuju Presiden 3 Periode

PDIP Tak Aji Mumpung

Senin, 21 Juni 2021 07:59 WIB
Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah (Foto: Istimewa)
Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Penulis buku “Bung Karno, Pancasila, dan Islam” ini menegaskan, konstitusi diproyeksikan untuk kepentingan bangsa yang lebih besar. Bukan malah dipermainkan cuma untuk kepentingan orang per orang. Secara tegas, Basarah menyebut, partainya hanya menginginkan amandemen terbatas UUD 1945 untuk memasukkan Pokok-pokok Haluan Negara (PPHN). Bukan menambah masa jabatan presiden.

"Gagasan dan sikap PDIP jelas sekali, amandemen terbatas tidak melebar ke mana-mana. Hanya menambah satu ayat di Pasal 3 UUD 1945, yaitu MPR diberikan wewenang untuk menetapkan Haluan Pembangunan Nasional," tambahnya.

Baca juga : Banyak Restoran Langgar Prokes, PHRI: Tindak Saja, Kami Dukung

Wacana penambahan masa jabatan presiden mencuat lagi usai sejumlah orang yang mengatasnamakan Komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024 mendirikan Seknas Jokpro 2024, di Kawasan Mampang, Jakarta, Sabtu (19/6). Pembentukan Seknas Jokpro ini digawangi mantan Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari dan dua rekannya, Baron Danardono Wibowo serta Timothy Ivan Triyono.

Mendengar hasil survei SMRC itu, Qodari sumringah. Dia merasa, hasil survei itu menunjukkan bahwa kelompoknya tidak sendirian. Banyak juga masyarakat yang sependapat. 

Baca juga : PDIP Tegas Tolak Jabatan Presiden Tiga Periode

"Perbandingan 52 lawan 40 persen itu angka sangat mungkin dalam waktu setahun ke depan akan berbalik. Yang penting kerjanya, sehingga lebih banyak yang dukung Jokowi tiga periode. Insya Allah yakin usaha sampai (Yakusa)," ucapnya, saat dihubungi Rakyat Merdeka, tadi malam.

Dia berharap, ke depannya SMRC tidak hanya memasukkan variabel Jokowi, tapi juga variabel Prabowo. Seperti pertanyaan Jokowi-Prabowo melawan kotak kosong. "Saya yakin, hasilnya pasti akan unggul telak. Atau boleh juga Jokowi-Prabowo melawan Anies-AHY. Katakanlah nanti akan terjadi dua paslon. Saya yakin juga Jokowi-Prabowo akan unggul dengan jumlah telak," tuturnya. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.