Dark/Light Mode

Ziarah Ke Makam Orang Tua

Berpeci, Prabowo Dibonceng Polantas

Jumat, 16 Februari 2024 08:20 WIB
Sehari setelah dinyatakan menang versi hitung cepat sejumlah lembaga survei, Kamis 15/2/2024, Capres No.2 Prabowo Subianto ziarah ke makam ayahnya Soemitro Djojohadikusumo, di TPU Karet Bivak, Jakarta. (Foto: Antara Foto)
Sehari setelah dinyatakan menang versi hitung cepat sejumlah lembaga survei, Kamis 15/2/2024, Capres No.2 Prabowo Subianto ziarah ke makam ayahnya Soemitro Djojohadikusumo, di TPU Karet Bivak, Jakarta. (Foto: Antara Foto)

 Sebelumnya 
Saat dibonceng, kedua tangan Prabowo nampak memegang erat pundak Petugas. Laju kendaraan pun bergerak cukup pelan, agar Didiet yang juga diantar motor bisa mengikuti dari belakang.

Begitu sampai di makam Soemitro, Prabowo dan Didiet langsung bersimpuh di depan pusara. Keduanya pun memanjatkan doa dengan khusuk dan setelahnya menaburkan bunga hingga menyiramkan air mawar.

Prabowo dan Didit kemudian kembali naik motor untuk ke area parkir mobil. Di sini rupanya warga yang berkumpul semakin banyak. Prabowo pun kembali menyalami warga dan meladeni permintaan foto bersama. Dia juga memeluk dan menggendong anak yang menghampirinya.

Baca juga : Kaesang Nggak Nendang

“Tadi saya ziarah ke makam ibu saya di Tanah Kusir. Sekarang saya ke bapak saya di sini,” ujar Prabowo di TPU Karet Bivak, Kamis (15/2/2024).

Saat disinggung wartawan soal isi pertemuannya dengan Presiden Jokowi pada Rabu (14/2/2024) malam, Prabowo enggan menanggapi. Sebab, pertanyaan itu di luar kegiatan ziarahnya. Prabowo pun memilih untuk pergi meninggalkan lokasi.

Apa makna di balik ziarah Prabowo ke makam orang tua pasca Pilpres? Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Dr Emrus Sihombing mengatakan ada dua makna yang bisa dipetik dari ziarah Prabowo ke makam kedua orang tuanya.

Baca juga : Hoaks, Anwar Usman Jadi Ketua MK Lagi

“Makna pertama adalah bentuk penghormatan terhadap orang tua di Indonesia, karena budaya ketimuran yang dianut masyarakat kita,” nilai Emrus kepada Rakyat Merdeka, semalam.

Kemudian makna yang kedua, kata Emrus erat kaitan dengan hasil perhitungan cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei. Mengingat, pasangan Prabowo dan Gibran Rakabuming menempati urutan pertama dalam Pilpres 2024.

Menurut Emrus, wajar jika seseorang menunjukkan rasa syukur atas keberhasilannya dalam suatu hal dengan melakukan ziarah ke makam orang tua. “Apalagi keberhasilan kita tidak lepas dari histori orang tua yang telah mendahului,” ungkapnya.

Baca juga : Ali Mahsun Atmo: Cuaca Bukan Faktor Utama Beras Mahal

Lebih lanjut, Emrus menilai jika “ritual” Prabowo ke makam orang tuanya murni untuk memanjatkan rasa syukur, seharusnya tidak perlu melibatkan media. Sehingga kegiatan non-formalnya hanya bersifat personal. “Lalu dari dua makna ini mana yang valid? Saya kira Prabowo sendiri yang bisa menjawabnya,” tutup Emrus.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 16 Februari 2024 dengan judul Ziarah Ke Makam Orang Tua, Berpeci, Prabowo Dibonceng Polantas

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.