Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pilkada Kabupaten Bandung

Sahrul Gunawan Kuda Hitam

Selasa, 21 Juni 2022 07:45 WIB
Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan. (Foto: Instagram)
Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bupati Bandung Dadang Supriatna sebaiknya tetap berduet dengan Sahrul Gunawan pada Pilkada mendatang. Sebab, Sahrul bisa menjadi kuda hitam alias lawan yang merepotkan Dadang, bila keduanya pecah kongsi dalam kontestasi tersebut.

“Saat Pilkada 2020, Dadang dan Sahrul berangkat dari bekal elektabilitas yang sama. Bahkan, elektabilitas Sahrul lebih unggul, 20 persen. Sementara elektabilitas Dadang hanya 13 persen. Itu data survei satu tahun sebelum Pilkada 2020,” ujar peneliti Lingkar Survei Indonesia (LSI) M Khotib dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Saat Pilkada 2020, lanjut dia, Dadang cukup cerdas membaca situasi. Karenanya, dia memilih Sahrul sebagai wakil, dan pasangan itu berhasil memenangkan kontestasi. Menumbangkan pasangan Kurnia Agustin-Usman Sayogi.

“Berkaca dari situasi tersebut, idealnya Dadang dan Sahrul kembali berpasangan pada Pilkada 2024. Jika tidak, Dadang bakal kerepotan. Terlebih, bila Sharul memutuskan menjadi rival Dadang,” tegas dia.

Berita Terkait : Jangkauan Pasar Petani Bantaeng Semakin Luas Berkat Jalan Usaha Tani

Khotib meramal, jika Dadang lengah dalam mengantisipasi situasi tersebut, Sahrul berpotensi menyalipnya pada Pilkada 2024.

Sebab, sambung dia, berdasar sejumlah data riset, mayoritas pemilih memiliki kategori irasional, atau memilih bukan karena pertimbangan rasional. Tapi karena emosional, seperti menyukai figur calon kepala daerah.

“Dalam konteks ini, Dadang jangan terlalu percaya diri. Apalagi, sampai hanyut dengan masukan tim yang mungkin sekadar menyenangkan. Di samping dirinya, sudah ada kandidat kuat (Sahrul Gunawan) yang bisa menyalipnya jika lengah,” ujar Khotib, mengingatkan.

 

Lebih lanjut, Khotib juga mengingatkan, saat ini Sahrul bukan lagi kader Partai Nasional Demokrat (NasDem), tapi Partai Golkar. Saat Pilkada 2020, Partai Golkar merupakan salah satu partai pengusung pasangan Kurnia-Usman Yogi.

Berita Terkait : Gibran Muridnya Prabowo

“Jika terjadi duet Sahrul Gunawan–Kurnia Agustin Naser, Dadang Supriatna lebih repot lagi. Sebab, dinasti Dadang Naser dan Haji Obar Sobarna mertuanya, sama-sama mantan bupati dua periode. Masih punya basis massa yang kuat,” tandasnya.

Terpisah, Ketua Fraksi PKB DPR Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, partainya sangat siap menghadapi tahun politik 2024, termasuk kontestasi Pilkada di Kabupaten Bandung.

Namun, kata dia, sebelum menatap Pilkada, pihaknya akan mengoptimalkan seluruh kemampuan untuk menjadi pemenang di Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.

Dengan begitu, langkah kaki PKB di Pilkada Kabupaten Bandung akan lebih enteng.

Berita Terkait : Top, Manusia Menang Maraton Lawan Kuda

“Di sini, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Bandung Dadang Supriatna sudah mempersiapkan daftar nama caleg. Dan telah mematok target raihan 15 kursi untuk Pileg,” ujar Cucun. ■