Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Warning Kapolda Pasca Bertemu Paslon Erdi-John
Awas, Muncul Huru-Hara Dan Perang Suku Di Yalimo
Jumat, 2 Juli 2021 06:40 WIB
Sebelumnya
Menyikapi permintaan kubu Erdi-John, Mathius mengingatkan, seluruh pihak untuk tetap hati-hati. Karena persoalan ini berpotensi memicu terjadinya kembali huru-hara. Sebab, masing-masing calon merupakan orang asli setempat yang sama-sama memiliki massa cukup besar.
“Memang ada penyampaian dari Paslon 01 untuk tidak menggelar PSU. Ini mengisyaratkan Polri harus berhati-hati menyikapi hal itu. Karena kemungkinan besar bisa terjadi perang suku,” papar Mathius.
Baca juga : Angkasa Pura I Perketat Koordinasi Dan Penerapan Prokes Di Bandara
Untuk lebih menjamin keamanan di Yalimo, dia mengaku sudah berkoordinasi dengan XVII/Cenderawasih, Mayjen Ignatius Yogo Triyono, untuk bersama-sama berkomunikasi dengan seluruh pihak, agar potensi konflik tidak terjadi. Selain itu, dia memastikan akan segera ke Yalimo untuk memimpin langsung penanganan masalah tersebut.
“Kita akan mencari solusi terbaik sehingga situasi di Yalimo tidak mengarah ke hal yang tidak kita harapkan. Saya bersama Pangdam akan segera ke atas (Yalimo) dengan membawa kedua Paslon untuk bertemu dengan masyarakat,” tandasnya.
Baca juga : Awas, Harga Daging Sapi Bergerak Liar
Sementara, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono berjanjiakan membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) semaksimal mungkin dalam hal pengamanan dan keamanan pengiriman logistik Pilkada di Provinsi Papua agar pelaksanaannya berjalan lancar, aman dan sukses.
“Bersama Polda Papua, Kodam XVII/Cenderawasih akan membantu pengamanan, bahkan pengamanan pengiriman logistik Pilkada,” tegas Ignatius, kemarin.
Baca juga : Bupati Dan Wabup Jangan Keluyuran Ke Luar Kota
Sebelumnya, situasi Kabupaten Yalimo, Papua panas. Terjadi aksi-aksi pengrusakan dan pembakaran dari kubu pendukung Paslon Erdi Dabi-John Wilil. Musababnya, MK mendiskualifikasi Paslon Erdi-John dari kepesertaan Pilkada.
Kantor pemerintah yang dibakar massa di Yalimo adalah Kantor KPU, Kantor Bawaslu, Kantor Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Kantor DPRD, Kantor Dinas Kesehatan, Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK), Kantor Perhubungan, dan Bank Papua. [SSL/EDY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya