Dark/Light Mode
Wartawan Senior
Sebelumnya
Koalisi Indonesia Raya, Koalisi Indonesia Bersatu, Koalisi pendukung Anies serta koalisi-koalisi lainnya masih sangat mungkin pecah. Juga masih bisa diblender, apa pun ideologinya. Yang tadinya lawan, bisa jadi kawan. Yang tadinya mengkritik, bisa tiba-tiba memuja-muji.
Begitulah rapuhnya politik Indonesia. Tidak dibangun di atas pondasi iman ideologi yang kuat. Mudah goyah dan tergoda kepentingan sesaat.
Baca juga : Dicari, Menteri Plus-plus
Akibatnya, rakyat terbengong-bengong. Tidak bisa memahami perilaku para elite parpol. Ini bukan tontonan serta pendidikan politik yang baik.
Isu-isu koalisi yang rapuh itu, sesungguhnya sangat elitis. Kalau itu terus disodori kepada rakyat, rakyat akan antipati. Manuver para politisi bisa dinilai rendah.
Baca juga : Jangan “Momentum-Momentum” Terus
Karena itu, jangan terlalu menunjukkan bahwa elite politik sedang menari-nari dalam sebuah pesta mereka sendiri, sementara rakyat sedang menangis menghadapi kenyataan hidup yang kian berat akibat harga-harga melambung serta persoalan lainnya.
Jangan terlalu mengumbar kalimat “demi rakyat”. Karena kalau terlalu diumbar, nilai kalimat sakti itu akan terdegradasi. Murahan.
Baca juga : Orkestrasi Jelang Pemilu
Berkoalisilah, yang sejati-jatinya koalisi, yang setulus-tulusnya koalisi: bersama RAKYAT. Jangan dibuat main-main. Para elite jangan menjadikan rakyat sebagai dark comedy. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.