Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Akar Rumput Dan “Diabetes Politik”

Selasa, 14 November 2023 06:12 WIB
SUPRATMAN
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - DI level “akar rumput”, mana yang lebih menarik: isu politik dinasti atau bantuan uang Rp 400.000? Tanpa di survei pun, jawabannya cenderung memilih Rp 400 ribu. Riil. Bisa langsung digunakan.

Itulah gambaran dari hasil survei terbaru yang dirilis Indikator Politik Indonesia. Hasil survei itu menunjukkan, publik yang mengkhawatirkan politik dinasti “hanya” 39,2 persen.

Baca juga : Mengingat Asa 4 Tahun Lalu

Yang menganggapnya tidak masalah atau menilainya biasa-biasa saja, jumlahnya lebih banyak: 42,9 persen.

Entah bagaimana hasil lembaga survei lain. Belum ada yang merilis. Hasilnya bisa jadi berbeda. Persentasenya bisa saja terbalik.

Baca juga : Panas Di Atas Ribut Di Bawah

Bagi koalisi Ganjar - Mahfud serta Anies - Muhaimin, hasil survei Indikator ini menjadi tantangan menarik. Karena, isu dinasti politik dianggap sebagai salah satu senjata bagi kedua pasangan ini.

Berangkat dari hasil survei Indikator, juga tergambar bahwa isu politik dinasti menjadi isu elite. Ramai di tingkat atas. Heboh di medsos. Namun, tidak terlalu diseriusi di level bawah.

Baca juga : Bangsa Besar Menanti Vonis

Isu-isu seperti ini, sama halnya dengan isu demokratisasi, polusi udara, sampah plastik, atau rusaknya terumbu karang. Penting, tapi tidak terlalu mengusik akar rumput.

Mereka lebih peduli dengan bantuan sosial yang bisa terus mengalir. Lebih tertarik dengan konten kampanye, “kalau yang menang partai atau capres X, bantuan akan terus mengalir, bahkan ditambah. Kalau yang menang partai atau capres Y, bantuan akan terhenti”.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.