Dark/Light Mode

Dampak Covid-19, Norwich dan Spurs Potong Gaji Pegawainya

Rabu, 1 April 2020 10:35 WIB
Para pemain Tottenham Hotspur. (Foto : Istimewa)
Para pemain Tottenham Hotspur. (Foto : Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Satu persatu klub Liga Inggris mengakui ada masalah keuangan akibat wabah Covid-19. Setelah Man City, giliran Tottenham Hotspurs dan Norwich City yang motong gaji.

Dilansir Skysport, Chairman Tottenham Daniel Levy mengumumkan akan memotong 20 persen gaji 550 staf non-pemain dua bulan ke depan.

Baca juga : Kurangi Dampak Pandemi Covid-19, BI Relaksasi Kewajiban Pelaporan dan Pengenaan Sanksi Terkait DHE

Langkah ini untuk mengurangi beban finansial klub sebagai dampak pandemi virus corona. Bahkan Levy berharap para pemain juga berinisiatif memotong gajinya.

Hal sama dilakukan oleh  Tim Norwich City yang merumahkan staf-stafnya yang tidak bermain guna meringankan beban 

Baca juga : Wabah Covid-19, Tahanan Sidang Melalui Video Conference

"Karena dampak pandemi COVID-19 saat ini, Norwich City Football Club segera memulai proses merumahkan stafnya yang tidak dapat bekerja saat ini," kata Norwich dalam sebuah pernyataan, Rabu.

"Klub akan menambah uang yang diterima dari skema untuk memastikan bahwa semua staf yang dirumahkan itu menerima gaji,"

Baca juga : Dampak Covid-19, Klub Seri A Bisa Bangkrut

Sebelumnya, klub Man City menjadi tim Liga Inggris pertama yang merumahkan sebagian stafnya. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi beban klub lantaran kompetisi berhenti. [IPL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.