Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Satu persatu klub Liga Inggris mengakui ada masalah keuangan akibat wabah Covid-19. Setelah Man City, giliran Tottenham Hotspurs dan Norwich City yang motong gaji.
Dilansir Skysport, Chairman Tottenham Daniel Levy mengumumkan akan memotong 20 persen gaji 550 staf non-pemain dua bulan ke depan.
Langkah ini untuk mengurangi beban finansial klub sebagai dampak pandemi virus corona. Bahkan Levy berharap para pemain juga berinisiatif memotong gajinya.
Hal sama dilakukan oleh Tim Norwich City yang merumahkan staf-stafnya yang tidak bermain guna meringankan beban
Baca juga : Wabah Covid-19, Tahanan Sidang Melalui Video Conference
"Karena dampak pandemi COVID-19 saat ini, Norwich City Football Club segera memulai proses merumahkan stafnya yang tidak dapat bekerja saat ini," kata Norwich dalam sebuah pernyataan, Rabu.
"Klub akan menambah uang yang diterima dari skema untuk memastikan bahwa semua staf yang dirumahkan itu menerima gaji,"
Baca juga : Dampak Covid-19, Klub Seri A Bisa Bangkrut
Sebelumnya, klub Man City menjadi tim Liga Inggris pertama yang merumahkan sebagian stafnya. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi beban klub lantaran kompetisi berhenti. [IPL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya