Dark/Light Mode

Dikritik Tim 01 Dan 03 Sirekap Dibela Kubu 02

Akhmad Gojali Harahap: Audit Forensik Sirekap, Gunanya Untuk Apa...

Sabtu, 24 Februari 2024 07:40 WIB
Akhmad Gojali Harahap, Wakil Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id
Akhmad Gojali Harahap, Wakil Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

 Sebelumnya 
Bagaimana pandangan Anda mengenai Sirekap Pemilu 2024?

Sirekap itu sebagai instrumen yang diberikan KPU untuk pelayanan pub­lik. Sehingga, publik bisa melihat se­cara langsung, meskipun perhitungan akhirnya secara manual.

Sirekap ini kan bukan perhitungan akhir. Sirekap itu untuk memudahkan saja bagi masyarakat, untuk melihat dan bisa mengakses semuanya.

Baca juga : Prabowo-Gibran Bakal Jalankan Revolusi Damai

Tapi, pihak Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud menilai, Sirekap bermasalah...

Jika ada kelemahan atau ada kekurangan, itu tidak ada masalah. Intinya adalah, jangan berpikir bahwa Sirekap adalah perhitungan terakhir. KPU sendiri sudah mengakui ada kelemahan dan kekurangan.

Jangan berpikir bahwa Sirekap ini untuk kepentingan 02. Sirekap untuk kepentingan semua. Kita berpikir positif saja.

Baca juga : Ingat, Urusan Air Tak Bisa Dikesampingkan

KPU mengklaim kalau Sirekap itu lebih baik dibandingkan Pemilu 2019?

Saya setuju, karena ada perbaikan dan ada pembaharuan. Kami lihat KPU serius untuk melakukan perbai­kan. Kecuali ada kritik dari 01 dan 03, terus KPU tidak menerima, itu baru kita curiga. Sekarang ini kan jika ada kritik, diperbaharui dan diperbaiki KPU.Yang kita patut hargai, KPU ti­dak anti kritik dan tidak menutup diri.

Jika ada desakan untuk investiga­si atau audit forensik, bagaimana?

Baca juga : Bawaslu Belum TemukanPelanggaran Bersifat TSM

Untuk apa bikin audit forensik. Kan sudah jelas, jika ada kesalahan atau ada kekeliruan, bisa langsung diperbaiki. Untuk apa lagi audit forensik, karena Sirekap ini bukan penentu akhir. Penentu akhir itu tetap perhitungan manual. REN

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.