Dark/Light Mode

Pro dan Kontra Pandangan Profesor Asal Australia Tentang Kinerja Pemerintah RI

Anggota Komisi VII DPR Bukhori Yusuf: Tidak Sepenuhnya Yang Dikatakan Greg Salah

Kamis, 1 Oktober 2020 11:25 WIB
Anggota Komisi VIII DPR Bukhori Yusuf. (Foto: DPR)
Anggota Komisi VIII DPR Bukhori Yusuf. (Foto: DPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Greg Fealy, Profesor dari Australian National University (ANU) menuangkan pandangannya terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dalam empat tahun ke belakang. Tulisan Profesor Fealy itu, dimuat di East Asia Forum pada 27 September 2020.

Artikel di situs ini, diambil dari makalah terbaru Profesor Fealy yang berjudul, “Jokowi in the Covid-19 era: Repressive Pluralism, Dynasticism and Over Bearing State”. Artikel ini juga dimuat dalam ANU Indonesia Update 2020.

Menurut Profesor Fealy dalam tulisan itu, selama empat tahun terakhir, pemerintahan Jokowi telah melakukan kampanye penindasan terpadu dan sistematis terhadap kaum Islamis.

Berita Terkait : Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa`adi: Pemerintah Tidak Ramah Ke Kaum Islam, Itu Keliru

Tuduhan itu dibantah Kementerian Agama. Dalam pandangan Profesor Fealy, hal itu mungkin menjadi kabar baik bagi mitra barat Indonesia, terutama Australia, di mana survei-survei berulang kali menunjukkan, banyak orang takut akan meningkatnya konservatisme dan militansi Islam Indonesia.

Profesor Fealy menyebut, Australia dan negara lain seharusnya prihatin akan kondisi yang disebutnya sebagai “kebijakan anti-Islamis.” Karena, menurutnya, hal itu mengikis hak azasi manusia, merusak nilai-nilai demokrasi, dan dapat menyebabkan reaksi radikal terhadap apa yang dilihat sebagai antipati negara berkembang terhadap Islam.

Berikut ini tanggapan Anggota Komisi VIII DPR Bukhori Yusuf sebagai mitra kerja Kementerian Agama soal tudingan profesor Fealy. Berikut wawancaranya.

Berita Terkait : Komisi II DPR Tanya Penunjukan Rektor IPDN

Apa tanggapan Anda mengenai tulisan Greg Fealy soal pemerintahan Jokowi yang dinilainya anti Islam?

Tidak sepenuhnya yang disampaikan Profesor Fealy itu salah. Profesor Fealy adalah peneliti senior dari Australian National University (ANU) yang memiliki ketertarikan khusus tentang Indonesia. Peneliti spesialis Indonesia.

Apa yang ingin disampaikan Profesor Fealy melalui tulisannya itu?

Berita Terkait : Pemerintah Akui Permendag Tidak Cantumkan Label Halal

Profesor Fealy tampaknya ingin memberikan sinyal agar keseimbangan dan moderasi beragama di Indonesia yang sudah menjadi budaya Umat Islam sebagai Bangsa Indonesia, tidak terciderai sebagian sikap para pembantu Presiden, atau sebagian kebijakan yang terkesan memarginalkan lawan politiknya dan aktivis Islam.
 Selanjutnya