Dewan Pers

Dark/Light Mode

Trevo Luncurkan Aplikasi Bikin Aset Kendaraan Jadi Cuan

Jumat, 14 Januari 2022 21:35 WIB
Head of Supply Chain Trevo Indonesia Setiadi Riady saat berbincang dengan media di Jakarta, Jumat (14/1). (Foto: Istimewa)
Head of Supply Chain Trevo Indonesia Setiadi Riady saat berbincang dengan media di Jakarta, Jumat (14/1). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kendaraan mobil disebut bukan sebagai investasi yang baik lantaran harganya yang terdepresiasi pengeluaran rutin seperti biaya pemeliharaan hingga pajak. Namun, aplikasi berbagi kendaraan, Trevo menawarkan layanan yang bisa menjadi jalan keluar dari situasi tersebut alias menjadikan kendaraan sebagai aset produktif yang menghasilkan uang.

Head of Supply Chain Trevo Indonesia Setiadi Riady dalam diskusinya dengan wartawan di Jakarta, Jumat (14/1) menjelaskan, sebuah mobil rata-rata nganggur selama 20 jam sehari.

Sementara 54 persen rumah tangga memiliki lebih dari satu kendaraan, selain itu cicilan mobil merupakan pengeluaran rumah tangga terbesar kedua. "Trevo hadir untuk membantu mobil menjadi aset yang produktif dan menghasilkan revenue," kata pria yang disapa Adi.

Adi menjelaskan, dengan Aplikasi Trevo, para pemilik mobil bisa menyewakan kendaraannya dengan harga yang kompetitif.

Berita Terkait : Ujaran Kebencian Bukan Demokrasi, Tapi Kebebasan Liar

"Bayangkan, jika memiliki mobil Toyota Avanza yang disewa dengan harga Rp 400 ribu per hari, dan mobil itu akan disewakan tiap bulan setidaknya 17 kali, maka bisa mendapatkan penghasilan Rp 6,5 juta sebulan atau kira-kira Rp 60 juta per tahun," katanya.

Terlebih, kata dia, saat ini demand masyarakat untuk menyewa mobil di Trevo cukup tinggi sementara ketersediaan mobil untuk disewakan terbatas. Mengingat besarnya pengeluaran yang dibutuhkan tiap bulan buat mencicil dan merawat sebuah mobil, apalagi mengingat tingginya nilai depresiasi sebuah mobil, maka menyewakan mobil pribadi lewat, Trevo menjadi pilihan yang sangat menguntungkan.

"Dengan menjadi host aktif di platform Trevo, penghasilan yang diterima tiap bulan bisa menutup sebagian ongkos yang dibutuhkan untuk membayar cicilan dan perawatan," jelasnya.

Sejak pertama beroperasi di Jakarta pada Desember 2020, Trevo telah berhasil mengumpulkan sekitar 10,000 kendaraan berbagai merk, dari yang ekonomis hingga mewah, di tiga pasar utama kami, yaitu Jakarta, Bandung dan Bali.

Berita Terkait : Ganjar-Pacul Panas Lagi

Tahun ini, Trevo akan melebarkan sayap ke Surabaya, Semarang dan Yogyakarta. Sejauh ini ada sekitar 120,000 guest dan host yang terkumpul dalam marketplace Trevo. Ia juga menjelaskan, ada beberapa host Trevo yang semakin memperbanyak mobilnya untuk disewakan.

"Di Bali, ada seorang bapak yang awalnya hanya memiliki 1 mobil saja, lalu menggunakan Trevo agar mobilnya bisa disewakan dan menghasilkan uang. Kini, si bapak tersebut sudah memiliki 20 mobil yang semuanya disewakan. Makanya kami menjadikannya brand ambassador Trevo," tuturnya.

Untuk menjaga protokol kesehatan di tengah masa pandemi, Trevo akan menyediakan paket sanitasi terdiri dari dua buah masker, tisu basah dan hand sanitizer di dalam mobil setiap kali di-booking.

Demi menjaga kebersihan mobil host, user diwajibkan mentaati syarat dan ketentuan Trevo untuk tidak merokok atau makan di dalam mobil. Apabila user terbukti melanggar, maka akan dikenakan denda untuk pembersihan.

Berita Terkait : Irvan Herman Fasilitasi Silaturahmi PAN Riau Dengan Kapolda

"Dengan teknologi yang mudah digunakan, layanan pelanggan yang sigap, dan pemantauan operasional 24 jam, Trevo memberi pengalaman yang aman dan nyaman bagi user maupun host," pungkasnya. [MRA]