Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jelang Akhir Pekan, Rupiah Loyo Lagi

Jumat, 24 Juni 2022 09:38 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: Ist)
Rupiah dan dolar AS. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jelang akhir pekan, nilai tukar rupiah dibuka turun tipis 0,03 persen ke level Rp 14.845 per dolar AS dibanding perdagangan sebelumnya di level Rp 14.840 per dolar AS.

Sebaliknya, mayoritas mata uang Asia justru menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,07 persen, won Korea Selatan menguat 0,13 persen yuan China naik 0,06 persen, ringgit Malaysia nai tipis 0,05 persen serta dolar Singapura menguat 0,16 persen dan dolar Hong Kong naik 0.01 persen. 

Berita Terkait : Jelang Pengumuman BI Rate, Rupiah Dibuka Melesat

Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya naik 0,3 persen menjadi 104,48. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro minus 0,10 persen ke level Rp 15.602, terhadap poundsterling Inggris menurun 0,12 persen ke level Rp 18.183, dan terhadap dolar Australia juga minus 0,18 persen ke level Rp 10.232.

Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra mengatakan, hari ini mata uang Garuda berpotensi tertekan terhadap dolar AS, tetapi masih bergerak di kisaran yang tidak jauh berbeda dari perdagangan sebelumnya.

Berita Terkait : Dihantui Kenaikan Suku Bunga The Fed, Rupiah Keok Lagi

“Tekanan masih disebabkan oleh sentimen The Fed yang berkomitmen untuk mengendalikan inflasi dengan kebijakan pengetatan moneter yang agresif,” sebut Ariston yang dikutip, Jumat (24/6).

Sedangkan BI masih belum menaikkan tingkat suku bunga acuannya, sehingga jaraknya dengan suku bunga acuan AS makin menyempit dan berpotensi menekan nilai tukar rupiah. "Namun pagi ini sentimen pasar kelihatan lebih positif terhadap aset berisiko. Semoga bisa  mendorong penguatan rupiah,” harapnya.

Berita Terkait : Peluang Erick Thohir Besar, Walau Tidak Masuk Bursa NasDem

Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp 14.800 hingga Rp 14.860 sepanjang hari ini.