Dark/Light Mode

Ekonomi Global Nyungsep Akibat Pandemi

Bahlil Ajak Anggota G20 Bangkit Dari Keterpurukan

Kamis, 7 Juli 2022 06:45 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. (Foto : Instagram @bahlillahadalia).
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. (Foto : Instagram @bahlillahadalia).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertemuan Kedua Trade, Investment and Industry Working Group (TIIWG) kembali digelar di Kota Solo, Jawa Tengah, pada 6-7 Juli 2022. Pertemuan internasional ini menjadi momentum kolaborasi sesama negara-negara anggota G20 untuk bangkit bersama dari pandemi Covid-19.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia berharap, negara-negara anggota G20 bisa berkontribusi secara nyata dalam pemulihan ekonomi global, di tengah ketidakpastian dunia imbas pandemi.

Menurut Bahlil, hampir semua negara hari ini punya persoalan sama, bagaimana mengendalikan Covid-19 dan proses pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Baca juga : Menkominfo Ajak Jaga Ruang Digital Dari Kejahatan

“Karena itu, peran anggota G20 dalam pemulihan ekonomi global sangat dibutuhkan,” kata Bahlil saat membuka 2nd Trade, Investment, and Industry Work­ing Group di Hotel Alila, Solo, kemarin.

Pertemuan ini sebagai kelan­jutan dari pertemuan pertama pada Maret lalu, yang juga di­laksanakan di Kota Solo.

Hadir dalam pembukaan 2nd TIIWG, Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, Direk­tur Jenderal Perundingan Perda­gangan Internasional Kemente­rian Perdagangan (Kemendag) Djatmiko B Witjaksono, dan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid.

Baca juga : Kasian, Puluhan Balita Di Jakpus Kurang Gizi

Acara ini dihadiri perwakilan delegasi asing yang berasal dari 20 negara anggota G20, 11 negara undangan, dan 7 organisasi internasional.

Menurut mantan Ketua Him­punan Pengusaha Muda Indone­sia (Hipmi) itu, selain pandemi Covid-19, pemulihan ekonomi global saat ini juga masih dalam situasi yang tidak menentu. Tata kelola ekonomi global juga meng­hadapi berbagai tantangan.

“Kita membutuhkan terobosan. Mari, jadikan rangkaian Pertemuan G20 ini sebagai mo­mentum untuk berbuat, berpikir lebih konstruktif dan bangkit bersama menghadapi ketidak­pastian dunia,” ajak Bahlil.

Baca juga : Bantu Go Global UMKM, Pertamina Ajak Mitra Binaannya Ke Turki

Menurut Bahlil, sesuai tema Presidensi G20 Indonesia Recover Together, Recover Stronger, Indonesia berharap negara-negara anggota G20 akan berperan aktif, agar kondisi ekonomi dunia bisa pulih bersama-sama. Pulih lebih kuat lagi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.