Dark/Light Mode

Realisasi Investasi KEK Capai Rp 84,5 T

Airlangga Berbenah Biar Kita Makin Dilirik Investor

Senin, 29 Agustus 2022 06:40 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Dewan Nasional KEK. (Sumber ekon.go.id).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Dewan Nasional KEK. (Sumber ekon.go.id).

 Sebelumnya 
“Sistem ini diharapkan didu­kung dengan pelayanan kepa­beanan 24 jam dalam seminggu. Khususnya untuk beberapa KEK yang arus barang ekspor dan im­pornya cukup tinggi,” tegas Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Airlangga juga mendorong badan usaha dan pelaku usaha untuk memanfaatkan seluruh fasilitas dan kemudahan di KEK. Terutama di bidang fiskal dalam merealisasikan investasi dan meningkatkan investasi baru.

Untuk itu, Airlangga berpe­san, apabila terdapat tantangan, hambatan, atau permasalahan, Sekretariat Jenderal Dewan Na­sional KEK bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian In­vestasi/Badan Koordinasi Penana­man Modal (BKPM) diharapkan dapat memfasilitasi penyelesaian kegiatan-kegiatan tersebut.

Baca juga : Realisasi Belanja Infrastruktur PUPR Capai Rp 47,79 Triliun

“Kami ingin mempercepat realisasi investasi, perluasan lapangan kerja, serta memberikan dampak positif kepada daerah. Dan dapat mendorong investasi untuk pertumbuhan ekonomi na­sional,” pungkas Airlangga.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menilai, be­berapa KEK sudah berhasil mendorong investor masuk ke kawasan tersebut dengan du­kungan insentif investasi yang diberikan oleh Pemerintah.

“Namun, kita tidak bisa me­mukul rata pencapaian dari satu KEK dengan KEK yang lain, khususnya yang di luar Jawa, seperti Sorong,” kata Yusuf kepada Rakyat Merdeka.

Baca juga : Gobel: Investasi Jepang Selalu Berdayakan Tenaga Kerja Di Negara Setempat

Oleh karena itu, lanjut dia, Pe­merintah harus mendorong pem­bangunan infrastruktur di daerah luar Jawa yang memiliki KEK.

Selain itu, Pemerintah bisa mem­berikan insentif yang relatif lebih besar. Terutama untuk kawasan ekonomi khusus di luar Jawa untuk mendorong investor masuk.

“Dengan begitu, KEK di luar Jawa bisa berkembang sama baiknya dengan kawasan di pulau Jawa,” pungkas Yusuf. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.