Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dirut PT Hotel Indonesia Natour Iswandi Said:
Tamu Sepi, Hotel Jualan Makanan
Rabu, 29 Juli 2020 05:58 WIB
Sebelumnya
Menurut Iswandi, satu-satunya cara meyakinkan masyarakat adalah dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. Karena, vaksin corona belum ada. Karyawannya yang lalai terhadap protokol kesehatan diberi hukuman. "Kami menerapkan reward and punishment kepada karyawan," imbuhnya.
Untuk tamu, pihak hotel hanya memberi dispensasi tidak menggunakan masker di ruang makan. Selain itu, sosialisasi menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak terus dilakukan. Budaya baru ini menimbulkan kepercayaan dari tamu.
Baca juga : Bamsoet Ingin Industri Custom Jadi Salah Satu Kekuatan Ekonomi
"Saya lihat kemarin itu, di Parapat malah menelepon saudaranya yang ada di Medan, di Berastagi: 'Yuk ke sini aja. Karena hotel ini aman. Tadi waktu check-in, diperlakukan seperti ini, diantar seperti ini'. Ternyata itu meyakinkan mereka," cerita Iswandi.
Soal nasib karyawan, ia mengakui, di awal-awal pandemi, sempat mengambil inisiatif merumahkan pegawai harian dan kontrak. Sebab, saat itu kamar hotel kosong sama sekali. Tapi, tidak di-PHK. "Sewaktu-waktu akan dipanggil kembali. Sekarang satu per satu sudah mulai (dipanggil)," katanya.
Baca juga : Dibantai Man City 4-0, Watford di Tepi Jurang Degradasi
"Bisa kami pastikan, tidak ada PHK," Iswandi menegaskan.
Mengenai bisnis makanan dan minuman, meskipun jumlah tamu saat mulai beranjak normal, bisnis itu tetap dilaksanakan. Bisnis itu menjadi sumber pemasukan baru. Banyak kantor yang masih menerapkan work from office memesan makanan dan minuman di hotel jaringan PT HIN. "Jadi, selama wabah ini, ada hikmahnya juga. Ternyata selain kamar, juga bisa menghasilkan uang," sambung dia, sumringah.
Baca juga : Djoko Tjandra Dapat Surat Jalan Dari Oknum Instansi
Pihaknya juga mulai membuka kembali ruangan untuk resepsi pernikahan. Tapi kapasitasnya dibatasi, yakni maksimal 50 orang. "Kemarin ada 2 pasangan. Untuk seminar sudah ada, untuk wisuda juga sudah ada," ungkapnya. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya