Dark/Light Mode

7.000 Buruh Nganggur Setelah Giant Wassalam

Ayo, Ada Yang Bisa Jadi Juru Selamat?

Sabtu, 29 Mei 2021 07:10 WIB
Warga membeli kebutuhan pokok di gerai swalayan Giant di Bandung, Jawa Barat, Kamis (27/5/2021). (Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi)
Warga membeli kebutuhan pokok di gerai swalayan Giant di Bandung, Jawa Barat, Kamis (27/5/2021). (Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi)

 Sebelumnya 
Bagaimana tanggapan Menaker Ida Fauziyah? Politisi PKB ini mengaku bersimpati ke para karyawan Giant. Kata dia, yang dialami 7.000 karyawan Giant juga terjadi pada karyawan di beberapa perusahaan yang mengalami penurunan produksi dan penjualan, akibat pandemi Covid-19.

Untuk menyelesaikan ini, Ida tidak bisa berbuat banyak. Dia hanya bisa memediasi pihak-pihak terkait agar rencana penutupan Giant dapat dibicarakan dengan baik dan mencapai kesepakatan antara pekerja dan manajemen. "Kami juga mengundang pihak manajemen perusahaan dan serikat-serikat pekerja untuk bermediasi bersama,” kata Ida, di Jakarta, Kamis malam (27/5).

Baca juga : Seluruh Gerai Giant Bakal Ditutup, Sebagian Disulap Jadi IKEA

Ekonom Indef Bhima Yudhistira, memberikan masukan untuk menyelamatkan 7.000 karyawan Giant itu. Caranya, pemerintah harus segera mengucurkan dana khusus bagi mereka.

“Untuk pekerja retail yang di-PHK, sebaiknya ada dana khusus dari pemerintah. Bisa diambil dari bantuan subsidi usaha mikro Rp 2,4 juta untuk memulai membangun wirausaha,” usul Bhima, tadi malam.

Baca juga : Ganjar Olah Air Tuba Jadi Air Susu

Dana khusus itu, tutur Bhima, dapat digunakan para karyawan untuk membuka usaha baru, misalnya warung. Usaha ini bisa menjadi penyambung hidup mereka sambil menunggu permintaan tenaga kerja di sektor formal pulih.

Di dunia maya, nasib 7.000 karyawan Giant ini jadi bahan diskusi hangat. Banyak pihak yang ikut sedih. Termasuk politisi PKS Mardani Ali Sera

Baca juga : Orang Dekat Positif Covid, Apa Yang Harus Kita Lakukan?

"Sedih sekali bertambah pengangguran 7000 orang. Semoga dapat segera kembali bekerja. Ayo pertumbuhan ekonomi mesti digenjot..." tulisnya di akun @MardaniAliSera.

Sedangkan akun @IzzMotekar langsung nembak Menaker Ida Fauziyah. "Bu Menteri, gimana nasib buruh. TKA China pada datang diberi pekerjaan, takyat sendiri di-PHK. Piye iki," tulisnya. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.